Jakarta, 12 Agustus 2025 – PT Kereta Api Indonesia (Persero) memberikan dukungan penuh terhadap peringatan HUT ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia melalui peluncuran livery spesial yang menawan. Livery bertema merah putih ini hadir sebagai bentuk apresiasi terhadap semangat kemerdekaan yang ingin disebarkan kepada seluruh pengguna jasa kereta api. Kehadiran livery spesial ini menjadi simbol persatuan dan kesatuan bangsa dalam merayakan momentum bersejarah yang sangat berharga bagi Indonesia.
Livery spesial HUT ke-80 RI menampilkan desain yang sangat memikat dengan karakter jumbo yang didominasi warna bendera Merah Putih. Tujuh trainset kereta api unggulan menjadi media untuk livery istimewa ini, meliputi tiga trainset KA Argo Wilis/Turangga yang beroperasi di rute Bandung-Surabaya Gubeng, dua trainset KA Pandalungan untuk koridor Gambir-Jember, dan dua trainset KA Gajayana di jalur Malang-Gambir. Pemilihan ketiga rute ini didasarkan pada tingginya tingkat okupansi dan popularitas sebagai jalur favorit masyarakat Indonesia.
Sebagai tambahan perayaan kemerdekaan, KAI menghadirkan Promo Merdeka yang memberikan keuntungan ekonomis bagi penumpang. Melalui program ini, pelanggan hanya perlu membayar 80 persen dari harga tiket normal untuk perjalanan pada tanggal 17 Agustus 2025. “Agustus adalah bulan penuh makna, saat kita merayakan kemerdekaan sekaligus menikmati momen liburan bersama keluarga. Dengan livery merah putih dan Promo Merdeka, kami ingin perjalanan pelanggan semakin berkesan,” ungkap Vice President Public Relations KAI Anne Purba dengan penuh keyakinan.
Promo Merdeka berlaku untuk pembelian tiket dari 12 hingga 17 Agustus 2025 melalui seluruh kanal resmi KAI. Diskon dapat dinikmati untuk berbagai layanan kereta api komersial di Pulau Jawa dan Sumatera, kecuali kelas kereta wisata dan layanan premium seperti Luxury dan Imperial. KAI berharap inisiatif ini dapat mendorong lebih banyak masyarakat untuk merayakan kemerdekaan sambil menjelajahi keindahan Indonesia dengan transportasi kereta api yang aman dan nyaman.
(Redaksi)

