Madiun, 24 November 2025 – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 7 Madiun telah mengambil langkah maju dalam mendorong pertumbuhan ekonomi di 12 wilayahnya dengan meluncurkan program pariwisata tematik “Rail Tour Jawa Timur” pada 30 Oktober 2025. Program ini merupakan perwujudan sinergi kuat antara PT KAI dan dua belas pemerintah daerah (pemda) di Jawa Timur, melibatkan Dinas Pariwisata dan Dinas Komunikasi dan Informatika. Daop 7 Madiun menegaskan komitmennya untuk tidak hanya menjadi penyedia jasa transportasi, tetapi juga katalisator utama pembangunan ekonomi daerah, dengan menjadikan kereta api sebagai tulang punggung perjalanan.
Program “Rail Tour Jawa Timur” dirancang khusus untuk menawarkan pengalaman perjalanan yang terpadu dan unik, menghubungkan berbagai destinasi wisata unggulan di Jawa Timur, khususnya di wilayah Daop 7 Madiun, melalui kenyamanan moda transportasi kereta api. Inisiatif ini mengusung tajuk “Keliling Dunia Tanpa Paspor,” sebuah narasi yang bertujuan menyoroti kekayaan sejarah, budaya, dan alam lokal yang setara dengan destinasi internasional. Melalui inisiatif ini, KAI Daop 7 Madiun berharap dapat meningkatkan pergerakan wisatawan domestik dan mancanegara hingga 29% ke seluruh kota yang terlibat.
Manajer Humas KAI Daop 7 Madiun, Rokhmad Makin Zainul, menjelaskan bahwa program ini adalah hasil kolaborasi lintas sektor yang sangat dibanggakan. Sinergi ini melibatkan pemerintah daerah, KAI, dan pelaku industri pariwisata lokal. Ia menambahkan bahwa program ini diharapkan dapat memberikan kesan perjalanan yang baru. Perjalanan yang ditawarkan tidak hanya nyaman, tetapi juga sarat akan nilai edukasi, sejarah, dan budaya. Paket-paket yang tersedia antara lain Paket Wisata Kota Pecel Madiun, Kota Angin Nganjuk, Kota Santri Jombang, Kota Tua Kediri, Kota Sejuta Pantai Tulungagung, dan Kota Bumi Bung Karno Blitar, menawarkan pengalaman petualangan yang kaya.
“Program ini adalah bentuk kolaborasi lintas sektor yang sangat kami banggakan. Ini melibatkan pemerintah daerah, KAI, dan pelaku industri pariwisata lokal,” ujar Zainul dalam keterangan tertulisnya pada Senin (24/11/2025). KAI Daop 7 Madiun bersama para mitra berharap inisiatif ini dapat memicu lahirnya peluang usaha kreatif baru di sekitar stasiun dan destinasi wisata. Selain itu, program ini juga ditujukan untuk menguatkan pergerakan ekonomi daerah melalui peningkatan jumlah kunjungan dan transaksi di sektor UMKM, menjadikan program ini sebagai katalisator kebangkitan pariwisata. (Redaksi)

