Semarang, 4 Desember 2025 – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 4 Semarang telah mempersiapkan pelayanan dan fasilitas optimal di 17 stasiun utama yang berada di wilayah kerjanya. Persiapan ini divalidasi melalui pelaksanaan Rampcheck Standar Pelayanan Minimum (SPM) yang diselenggarakan oleh Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) Kemenhub dan tim gabungan. Pemeriksaan yang ketat ini berlangsung selama dua hari, dari 3 hingga 4 Desember 2025, menjelang masa Angkutan Natal dan Tahun Baru (Nataru).

Dasar dari kegiatan inspeksi ini adalah Peraturan Menteri Perhubungan Nomor PM 63 Tahun 2019. Tim DJKA Kemenhub fokus pada pengecekan menyeluruh terhadap kesiapan fasilitas di stasiun, yang mencakup fasilitas keselamatan seperti jalur evakuasi, titik kumpul, dan nomor darurat. Selain itu, kesiapan fasilitas kesehatan seperti P3K, kursi roda, dan kualitas pencahayaan juga menjadi perhatian penting yang diperiksa secara cermat.

Manajer Humas KAI Daop 4 Semarang, Franoto Wibowo, menyoroti pentingnya hasil pengecekan ini sebagai tolok ukur kesiapan. “Fokus utama meliputi pemenuhan Standar Pelayanan Minimum (SPM) untuk memastikan keamanan dan kenyamanan pelanggan. Tim telah melakukan pengecekan menyeluruh terhadap kesiapan fasilitas dan layanan KAI Daop 4 Semarang dalam menyambut Angkutan Nataru,” jelas Franoto.

Selain di stasiun, pengecekan juga dilakukan di atas kereta api, meliputi kelayakan fasilitas keselamatan dan kenyamanan. Secara umum, hasil Rampcheck menunjukkan bahwa fasilitas dan layanan yang disediakan oleh KAI Daop 4 Semarang telah memenuhi semua ketentuan yang dipersyaratkan. Franoto menambahkan, “Kami menjadikan hasil inspeksi ini sebagai dorongan untuk terus memperkuat kualitas pelayanan, terutama menjelang periode puncak perjalanan Nataru,” demi memberikan pengalaman perjalanan terbaik. (Redaksi)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *