Semarang, 4 Desember 2025 – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 4 Semarang kini memiliki cadangan sarana hingga 15% dari total armada untuk mengantisipasi gangguan teknis selama Angkutan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026. Ketersediaan sarana cadangan ini dikonfirmasi oleh Rampcheck Standar Pelayanan Minimum (SPM) yang dilaksanakan oleh Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) Kemenhub selama dua hari (3-4 Desember 2025).

Pengecekan DJKA Kemenhub ini mengacu pada PM 63 Tahun 2019. Tim inspeksi fokus pada kelayakan dan kesiapan sarana cadangan, memastikan bahwa fasilitas tersebut dapat beroperasi penuh jika terjadi kebutuhan mendesak. Ketersediaan sarana cadangan adalah jaminan pelayanan optimal bagi penumpang.

Manajer Humas KAI Daop 4 Semarang, Franoto Wibowo, menyatakan bahwa sarana cadangan adalah bagian dari mitigasi risiko. “Fokus utama meliputi pemenuhan Standar Pelayanan Minimum (SPM) untuk memastikan keamanan dan kenyamanan pelanggan. Tim telah melakukan pengecekan menyeluruh terhadap kesiapan fasilitas dan layanan KAI Daop 4 Semarang dalam menyambut Angkutan Nataru,” kata Franoto.

Franoto Wibowo menutup dengan pernyataan, “Secara umum hasil pengecekan menunjukkan bahwa pelayanan dan fasilitas yang disediakan oleh KAI Daop 4 Semarang telah memenuhi ketentuan PM 63 Tahun 2019. Kami menjadikan hasil inspeksi ini sebagai dorongan untuk terus memperkuat kualitas pelayanan terbaik.” (Redaksi)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *