Semarang, 03 Desember 2025 – PT Kereta Api Indonesia (Persero) memantau langsung area-area kritis di wilayah Daop 4 Semarang menjelang Angkutan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026. Pemantauan ini dilakukan melalui Kereta Api Inspeksi (KAIS) Lintas Utara untuk memastikan keamanan dan kelancaran perjalanan.
Direktur Utama KAI, Bobby Rasyidin, memimpin kegiatan bersama jajaran Direksi dan Komisaris. KNKT dan DJKA hadir menilai kondisi jalur, stasiun, serta fasilitas pendukung perjalanan.
Franoto Wibowo, Manager Humas KAI Daop 4, menyatakan, “Inspeksi dilakukan menggunakan Kereta Api Inspeksi (KAIS), yang memungkinkan Komisaris dan Direksi KAI memantau langsung kondisi lintas, kekuatan konstruksi jalur, serta fungsi peralatan persinyalan maupun telekomunikasi di sepanjang perjalanan. Jajaran Direksi juga melakukan evaluasi lapangan terhadap area-area kritis yang menjadi fokus pengamanan selama masa Nataru.”
KAIS meninjau stasiun Tegal, Semarang Tawang, dan Cepu. Franoto menambahkan, “Pada tiap titik inspeksi, Komisaris dan Direksi meninjau kesiapan fasilitas pelayanan pelanggan, seperti ruang tunggu, fasilitas disabilitas, kebersihan, serta kesiapan sarana penunjang lain yang berdampak langsung terhadap pengalaman perjalanan penumpang.”
Direksi memberikan arahan kepada petugas lapangan terkait prosedur keselamatan dan kesigapan menghadapi gangguan operasional di area-area kritis.
Pemantauan area kritis menjadi langkah strategis KAI agar perjalanan kereta tetap aman dan nyaman selama periode libur akhir tahun.
KAI Daop 4 menyiapkan 344.122 tempat duduk, 31 perjalanan KA reguler, 2 KA Fakultatif Kaligung, dan 1 KA Tambahan Motor Gratis (Motis). Kereta favorit seperti Menoreh, Gunung Jati, Tawang Jaya Premium, dan Tawang Jaya siap melayani penumpang.
Hingga Senin (1/12) pukul 11.00 WIB, penjualan tiket KA Jarak Jauh mencapai 32.431 tiket. KAI mengimbau masyarakat memesan tiket melalui aplikasi Access by KAI, website, atau channel resmi agar dapat memilih jadwal dan kursi sesuai kebutuhan. (Redaksi)

