Jember, 28 September 2025 – Rel kereta mungkin identik dengan gemerlap perjalanan dan hiruk pikuk penumpang, namun ada kisah lain yang jarang terdengar. Di balik semua itu, 47 petugas cuci kereta Daop 9 Jember setia menjaga kebersihan rangkaian.

Sebanyak 21 orang bertugas di Stasiun Jember dan 26 orang lainnya di Stasiun Ketapang. Mereka bekerja dengan sistem shift, melayani pencucian kereta sesuai jadwal keberangkatan masing-masing.

KA Pandalungan, Ranggajati, Pandanwangi, hingga Wijayakusuma dan Logawa menjadi bagian dari rutinitas pencucian harian. Setiap shift memiliki tanggung jawab khusus, agar semua kereta siap beroperasi dengan standar yang sama.

“Pekerjaan mereka tidak hanya sekadar mencuci kereta, tetapi memastikan seluruh rangkaian siap beroperasi dengan standar kebersihan yang tinggi. Dari eksterior hingga interior, dari kursi penumpang hingga toilet, semua harus bersih, bebas debu, bau, noda, dan sampah. Selain itu, petugas juga memastikan seluruh tangki air terisi penuh, melakukan pengurasan secara terjadwal, dan bekerja dengan APD sesuai aturan demi keselamatan dan kualitas kerja,” tutur Manager Hukum dan Humas Daop 9 Jember, Cahyo Widiantoro.

Durasi 3,5 jam diperlukan untuk membersihkan satu rangkaian secara menyeluruh. Proses panjang ini menjadi bagian tak terpisahkan dari siklus operasional kereta.

Meski jarang disorot publik, pekerjaan para petugas ini adalah penopang utama kenyamanan perjalanan ribuan penumpang setiap harinya. Mereka menjaga agar wajah kereta api Indonesia tetap bersih dan layak.

“Kami mengapresiasi dedikasi petugas cuci kereta yang bekerja tanpa kenal lelah. Mereka adalah bagian penting dari pengalaman perjalanan yang nyaman dan menyenangkan bagi pelanggan,” tegas Cahyo. (Redaksi)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *