Jakarta, 11 Agustus 2025 – Program dekarbonisasi PT Kereta Api Indonesia (Persero) meraih kesuksesan dalam menjaga bumi melalui elektrifikasi dan berbagai inisiatif keberlanjutan, terbukti dari pencapaian melayani 286.571.681 pelanggan dengan pertumbuhan 9,04% pada periode Januari-Juli 2025, menunjukkan harmonisasi antara kinerja operasional dan komitmen lingkungan.
Kesuksesan program dekarbonisasi ini sejalan dengan filosofi yang disampaikan Direktur Utama KAI Didiek Hartantyo dalam forum keagamaan bersama Kardinal Ignatius Suharyo dan 300 lebih romo dari Jakarta dan Bekasi. Didiek menegaskan bahwa melayani berarti mendengar, memahami, dan beradaptasi sambil memastikan semua orang mendapatkan pelayanan yang setara dengan tetap menjaga kelestarian bumi.
Implementasi dekarbonisasi KAI dalam menjaga bumi diwujudkan melalui strategi elektrifikasi yang kini mencapai 8,9% dari total jaringan kereta api, penggunaan biodiesel B40 sebagai energi alternatif, dan pemasangan PLTS di 53 stasiun, 5 balai yasa, dan 4 depo. Program ini dilengkapi dengan penanaman 106.757 pohon di sepanjang lintasan rel sebagai upaya konservasi dan mitigasi perubahan iklim yang komprehensif.
Vice President Public Relations KAI Anne Purba menegaskan bahwa program dekarbonisasi merupakan bagian integral dari visi menggerakkan transportasi berkelanjutan. “Setiap kursi yang terisi menyimpan cerita perjalanan manusia yang saling terhubung. Ketika inovasi pelayanan berjalan beriringan dengan komitmen menjaga bumi, KAI hadir sebagai moda transportasi yang membawa masyarakat menuju masa depan yang lebih baik,” tutupnya, menekankan peran dekarbonisasi dalam mewujudkan transportasi berkelanjutan.
(Redaksi)

