Jember, 23 Desember 2025 – Cakupan pemeriksaan kesehatan yang menyeluruh dilakukan PT Kereta Api Indonesia Daerah Operasi 9 Jember dengan melibatkan petugas dari berbagai unit kerja. Tes urin yang diselenggarakan bersama Badan Narkotika Nasional pada Selasa kemarin mencakup petugas dari UPT Stasiun Jember hingga UPT Depo Lokomotif Jember, dengan total 80 peserta.
Pemeriksaan ini dirancang untuk menjangkau seluruh lini operasional yang terlibat langsung dalam pelayanan kereta api. Di UPT Stasiun Jember, petugas yang diperiksa meliputi kondektur yang melayani penumpang dan Polsuska yang menjaga keamanan. Sementara di UPT Depo Lokomotif Jember, pemeriksaan menyasar masinis, asisten masinis, dan teknisi kereta api yang bertanggung jawab atas operasional dan perawatan armada.
Langkah komprehensif ini menunjukkan kesungguhan KAI Daop 9 Jember dalam memastikan seluruh petugas yang terlibat dalam operasional kereta api berada dalam kondisi sehat dan terbebas dari penyalahgunaan narkotika. Dengan mencakup berbagai unit kerja, diharapkan program pencegahan ini dapat memberikan hasil yang maksimal dalam menjaga keselamatan perjalanan kereta api dan menciptakan lingkungan kerja yang bersih dari narkoba.
Manager Hukum dan Humas PT KAI Daop 9 Jember, Cahyo Widiantoro, menjelaskan bahwa pemeriksaan dilakukan dengan prosedur yang sesuai standar. “Keselamatan perjalanan kereta api adalah prioritas utama kami. Melalui tes urin mendadak ini, KAI Daop 9 Jember ingin memastikan bahwa seluruh crew yang bertugas benar-benar siap secara fisik dan mental, serta bebas dari narkoba,” jelasnya. Ia menambahkan bahwa hasil pemeriksaan yang menunjukkan seluruh peserta negatif menjadi bukti komitmen perusahaan dalam menjaga profesionalisme dan kualitas layanan transportasi.
(Redaksi)

