Jakarta, 7 Oktober 2025 – PT Kereta Api Indonesia (Persero) terus memperkuat layanan digitalnya dengan menghadirkan Access by KAI, aplikasi multifungsi yang tidak hanya melayani pembelian tiket, tetapi juga berbagai kebutuhan lain seperti pemesanan hotel, E-Porter, hingga pembayaran tagihan listrik.
Transformasi ini menjadi bagian dari langkah KAI untuk memudahkan pelanggan menikmati layanan transportasi dan gaya hidup digital dalam satu platform. Hingga September 2025, aplikasi ini telah mencatat 19,36 juta transaksi tiket, meningkat 15,1 persen dibanding periode yang sama tahun 2024.
Vice President Public Relations KAI, Anne Purba, menyampaikan bahwa pengembangan Access by KAI terus dilakukan berdasarkan aspirasi dan kebutuhan pelanggan.
“KAI terus mendengarkan masukan pelanggan dan menjadikannya dasar pengembangan layanan. Access by KAI bukan hanya aplikasi pembelian tiket, tetapi bagian dari gaya hidup digital yang mendukung mobilitas hijau,” ujar Anne.
Dengan semakin banyaknya fitur baru, pelanggan kini dapat merencanakan perjalanan dengan lebih mudah dan efisien. Aplikasi ini juga terintegrasi dengan moda transportasi lain seperti KA Bandara, Whoosh, dan LRT Jabodebek untuk mendukung konektivitas yang lebih luas.
Salah satu inovasi unggulan adalah fitur jejak karbon digital (carbon footprint) yang menampilkan estimasi emisi dari setiap perjalanan. Langkah ini menunjukkan keseriusan KAI dalam mengedepankan keberlanjutan lingkungan.
“Kami ingin setiap pelanggan merasakan bahwa transformasi digital KAI lahir dari aspirasi mereka. Access by KAI akan terus kami kembangkan sebagai mitra perjalanan yang nyaman, praktis, dan berorientasi pada masa depan hijau,” tutup Anne. (Redaksi)

