Jakarta, 28 September 2025 – Di usia ke-80, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 7 Madiun tak hanya fokus pada peningkatan layanan transportasi, tetapi juga mengedepankan nilai-nilai kemanusiaan dalam setiap gerak langkahnya. Dengan tema besar “Semakin Melayani”, KAI menunjukkan bahwa pelayanan sejati bukan hanya soal teknologi dan kecepatan, melainkan tentang sentuhan manusia yang membangun kedekatan dengan pelanggan.
Dalam perayaan HUT ke-80 ini, KAI Daop 7 Madiun menghadirkan semangat baru dalam memberikan pengalaman perjalanan yang lebih bermakna. Melalui berbagai kegiatan sosial, perusahaan berupaya mempererat hubungan antara layanan publik dan nilai kemanusiaan yang menjadi inti dari misinya selama delapan dekade terakhir.
“Tagline ‘Semakin Melayani’ adalah janji KAI untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan, terutama dalam aspek keselamatan dan inovasi berkelanjutan, agar selalu sejalan dengan perkembangan zaman,” ujar Rokhmad Makin Zainul, Manajer Humas Daop 7 Madiun, dalam keterangannya, Minggu (28/9/2025).
Zainul menjelaskan bahwa di tengah digitalisasi, kehadiran petugas yang ramah dan empati kepada pelanggan menjadi kekuatan utama KAI. “KAI percaya bahwa melayani bukan hanya fungsi bisnis, tetapi juga panggilan untuk menghadirkan keadilan sosial melalui mobilitas. Setiap hari, jutaan penumpang dari berbagai latar belakang berbaur dalam gerbong yang sama, tanpa melihat status, usia, atau perbedaan lain,” ujarnya.
Sebagai bentuk komitmen, Daop 7 Madiun melaksanakan berbagai kegiatan sosial seperti donor darah, bantuan bagi pondok pesantren dan panti asuhan, serta KAI Mini Expo yang melibatkan UMKM lokal. Semua kegiatan tersebut mencerminkan bahwa pelayanan KAI tidak berhenti di stasiun dan rel, melainkan menjangkau hati masyarakat.
Dalam puncak peringatan, Vice President Daop 7 Madiun, Suharjono, dan jajaran manajemen menggelar kegiatan “Sapa Pelanggan”. Mereka turun langsung ke lapangan untuk memberikan hadiah, souvenir, serta kejutan ulang tahun kepada penumpang yang lahir pada tanggal 28 September.
Momentum ini menjadi pengingat bahwa KAI adalah bagian dari perjalanan hidup masyarakat Indonesia. Delapan puluh tahun bukan sekadar usia, tetapi bukti pengabdian dalam menghadirkan mobilitas yang berkeadilan bagi semua.
“Dengan semangat ‘Semakin Melayani’, mari kita songsong masa depan dengan keyakinan bahwa KAI bukan hanya penggerak perjalanan, tetapi juga penggerak harapan dan kemakmuran Indonesia,” tutup Zainul. (Redaksi)

