Jakarta, 02 Oktober 2025 – Kuliner khas kereta api yang dulu hanya bisa dinikmati di perjalanan, kini hadir di panggung festival modern melalui keikutsertaan Loko Café di Festival Kopi Kemendag. Kehadiran mereka menghadirkan sensasi baru sekaligus memindahkan kenangan dari rel kereta ke tengah kota Jakarta.
“Partisipasi kami di Festival Kopi ini adalah upaya menghadirkan pengalaman kuliner kereta api ke masyarakat lebih luas, sekaligus memperlihatkan bahwa menu ini mampu bersaing di era modern,” jelas VP Corporate Secretary KAI, Joni Martinus.
Booth Loko Café menjadi salah satu yang paling banyak dikunjungi, menandakan daya tarik kuliner autentik kereta api tidak pernah pudar. Menu ciomy cuanki, kopi gula aren, hingga paket Gaspol berhasil mencuri perhatian para pengunjung.
Bagi pengunjung, setiap gigitan makanan di Loko Café menghadirkan nuansa nostalgia yang hangat. Kenangan perjalanan kereta dengan keluarga atau sahabat seolah kembali hadir lewat sajian sederhana namun penuh makna ini.
Selain itu, keberadaan Loko Café di festival ini mempertegas bahwa kuliner kereta api bukan hanya warisan perjalanan, tetapi juga produk kreatif yang bisa diposisikan sebagai bagian dari gaya hidup urban.
Atmosfer booth Loko Café yang dibuat menyerupai suasana kereta makan menambah kesan autentik. Pengunjung merasakan perpaduan antara pengalaman lama yang familiar dan kemasan baru yang modern.
Festival Kopi pun menjadi titik temu antara tradisi dan inovasi. Loko Café berhasil mengangkat kuliner kereta ke panggung modern tanpa kehilangan jati dirinya.
Dengan langkah ini, Loko Café tidak hanya sekadar memperkenalkan menu, tetapi juga memosisikan diri sebagai ikon kuliner yang mampu menjembatani masa lalu dan masa kini. (Redaksi)

