Jakarta, 28 September 2025 – Dari kereta klasik hingga New Generation tampil dalam Parade Livery perayaan HUT ke-80 PT Kereta Api Indonesia (Persero). Memasuki usia 80 tahun, KAI mencatat tonggak penting dengan menghadirkan transformasi berkelanjutan yang menghargai sejarah sekaligus menatap masa depan.
Anne Purba, Vice President Public Relations KAI, menjelaskan perjalanan dari klasik hingga New Generation. “Kereta api adalah cermin perjalanan bangsa. Dari kursi tegak KA Ekonomi, kini kita menghadirkan kereta New Generation, kereta cepat Whoosh, dan LRT Jabodebek dengan sistem otomatis GoA3. Semua ini adalah bukti konsistensi KAI menghargai sejarah, menjawab kebutuhan masa kini, sekaligus menatap masa depan,” ujarnya. KAI telah menyelesaikan modifikasi 124 kereta New Generation melalui Balai Yasa Manggarai.
Parade Livery menghadirkan 11 varian livery kereta penumpang era 1980 hingga 2008 yang ditarik lokomotif klasik CC201 dan CC203. Selain itu, dari pengadaan 56 trainset atau 612 kereta Stainless Steel New Generation bersama PT INKA, hingga kini telah diterima 33 trainset yang dioperasikan bertahap sejak 2023. “Pada momen HUT ke-80, wajah baru KA Matarmaja relasi Pasar Senen-Malang juga resmi hadir dengan rangkaian Ekonomi New Generation,” tambah Anne.
HUT ke-80 KAI juga ditandai dengan pemecahan dua rekor MURI melalui parade ini, serta menampilkan peserta fashion show pakaian adat Nusantara di atas kereta api yang tengah berjalan. Momentum ini memperlihatkan perjalanan KAI dari kereta klasik hingga New Generation sebagai bagian dari sejarah, budaya, dan kebanggaan bangsa.
(Redaksi)

