Jakarta, 28 Agustus 2025 – Persiapan 500 frontliner yang tanggap dalam P3K dan kegawatdaruratan menjadi target ambisius Daop 3 Cirebon dalam meningkatkan kapasitas respons darurat. Jumlah yang signifikan ini mencerminkan komitmen besar perusahaan untuk memastikan setiap titik layanan memiliki petugas yang kompeten dalam penanganan medis darurat.
Target 500 frontliner dipilih berdasarkan analisis kebutuhan operasional dan sebaran geografis layanan kereta api di wilayah Daop 3. Jumlah ini memastikan coverage yang memadai di seluruh stasiun, perjalanan, dan fasilitas operasional lainnya. Setiap frontliner yang dilatih akan menjadi agen keselamatan yang dapat memberikan respons cepat dalam situasi darurat.
Program persiapan dirancang dengan pendekatan yang scalable namun tetap mempertahankan kualitas pembelajaran. Meskipun melibatkan jumlah peserta yang besar, setiap individu tetap mendapat perhatian dan bimbingan yang memadai. Dokter fungsional perusahaan dan tim instruktur memastikan standar kompetensi yang konsisten untuk seluruh peserta.
“Dengan bantuan frontliner yang lebih terampil, membuat penumpang merasa lebih nyaman dalam melakukan perjalanan menggunakan kereta api,” ungkap Manager Humas KAI Daop 3 Cirebon Muhibbuddin. Persiapan 500 frontliner ini menjadi investasi strategis dalam membangun sistem keselamatan yang robust dan comprehensive di seluruh jaringan operasional Daop 3.
(Redaksi)

