Jakarta, 4 Agustus 2025 – Capaian signifikan program Rail Clinic PT Kereta Api Indonesia (Persero) di Pulau Sumatera ditandai dengan berhasilnya menyalurkan 25 kacamata baca kepada siswa sekolah dasar di Kotabumi, Lampung Utara. Kegiatan yang berlangsung pada Kamis, 31 Juli 2025, menjadi Rail Clinic pertama di Sumatera tahun ini, membuktikan komitmen KAI dalam mendukung akses kesehatan sekaligus pendidikan masyarakat.
Konsep Rail Clinic sebagai kereta kesehatan bergerak lahir dari analisis mendalam terhadap kebutuhan masyarakat akan akses kesehatan yang berkualitas dan terjangkau, terutama bagi mereka yang tinggal di wilayah terpencil dengan fasilitas medis terbatas. Program ini menyediakan spektrum layanan kesehatan gratis yang komprehensif, mencakup pemeriksaan medis umum, perawatan kesehatan gigi dan mulut, layanan kesehatan ibu dan anak, serta pemeriksaan laboratorium sederhana yang mendukung proses diagnosa yang akurat.
Program edukasi kesehatan menjadi salah satu fokus utama dalam setiap penyelenggaraan Rail Clinic, dengan sasaran peningkatan literasi kesehatan di kalangan masyarakat umum dan siswa sekolah dasar di lingkungan stasiun. Vice President Public Relations KAI, Anne Purba, menjelaskan filosofi yang mendasari program ini. “Rail Clinic bukan hanya tentang memberikan pengobatan, tetapi juga menjadi jembatan antara layanan dan harapan, agar masyarakat semakin sadar akan pentingnya menjaga kesehatan diri dan lingkungan,” terangnya.
Komitmen sosial KAI semakin terbukti dengan pemberian bantuan tambahan berupa 7 kursi roda dan 2 tongkat bantu jalan untuk warga yang memerlukan, melengkapi upaya komprehensif dalam mendukung kesehatan dan mobilitas masyarakat. Tim Polisi Khusus Kereta Api turut berkontribusi melalui sosialisasi keselamatan perjalanan, memperkuat pesan bahwa keselamatan dan kesehatan merupakan dua aspek yang tidak dapat dipisahkan dalam setiap aktivitas transportasi kereta api.
(Redaksi)

