Aceh, 21 Desember 2025 – Peran PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional I Sumatera Utara tidak hanya terbatas pada layanan transportasi. Di tengah bencana banjir bandang yang melanda Aceh Tamiang dan Kota Langsa, KAI hadir menunjukkan kepedulian sosial melalui penyaluran bantuan sembako.
Kehadiran KAI di lokasi bencana menjadi bentuk empati terhadap masyarakat yang terdampak. Perusahaan memilih turun langsung ke lapangan sebagai upaya memastikan bantuan tersalurkan secara tepat dan merata.
Vice President KAI Divre I Sumatera Utara, Sofan Hidayah, menyampaikan bahwa kepedulian sosial merupakan bagian dari komitmen perusahaan. Ia menegaskan bahwa KAI ingin hadir bersama masyarakat di saat-saat sulit.
“Kami ingin masyarakat tahu bahwa mereka tidak sendirian menghadapi ujian ini. Bantuan sembako yang kami antarkan langsung ke desa-desa di Aceh Tamiang dan Langsa adalah bentuk dukungan moral agar warga kembali memiliki semangat untuk bangkit menata kehidupan,” ujar Sofan.
Ratusan paket sembako disalurkan ke berbagai titik terdampak, mulai dari Pondok Pesantren Darul Tholibin di Pangkalan Brandan hingga wilayah Kecamatan Tenggulun, Desa Pulau Tiga, Tamiang Hulu, Sungai Liput, dan Desa Tualang Tengoh.
Bantuan juga disalurkan ke Tanjung Saumantoh, Desa Selalah Bawah, Dusun Bandar Murni, serta Desa Senebuk Cantik. Seluruh proses distribusi dilakukan dengan memperhatikan kondisi lapangan.
Plt. Manager Humas KAI Divre I Sumatera Utara, Anwar Yuli Prastyo, mengungkapkan bahwa KAI sebelumnya telah menyalurkan bantuan tanggap darurat senilai Rp350 juta untuk masyarakat terdampak di Aceh dan Sumatera Utara.
“KAI berharap api semangat para penyintas banjir di Aceh tetap menyala. KAI Divre I Sumut berkomitmen untuk terus hadir sebagai bagian dari solusi bagi masyarakat, tidak hanya dalam penyediaan transportasi, tetapi juga sebagai mitra yang sigap merangkul sesama dalam menghadapi setiap tantangan bencana,” pungkas Anwar. (Redaksi)

