Jakarta, 7 Agustus 2025 – Industri kopi kini menjadi lahan baru bagi penyandang disabilitas untuk mengasah keterampilan dan membangun masa depan. Melalui program inklusif yang dijalankan, KAI Services menghadirkan kesempatan nyata bagi sahabat difabel untuk berkarier sebagai barista di Loko Café. Langkah ini tidak hanya memberikan pekerjaan, tetapi juga membuka jalan menuju kemandirian dan kepercayaan diri.
Program ini lahir dari kolaborasi KAI Services dengan Yayasan Penyandang Disabilitas (YPP), yang berfokus pada pelatihan keterampilan barista dan pemberian modal usaha. Para peserta mendapatkan pembekalan mulai dari teknik meracik kopi hingga pelayanan pelanggan. Tujuannya adalah menciptakan tenaga kerja terampil yang siap bersaing di industri.
Ririn Widi Astutik, Direktur Utama KAI Services, menegaskan komitmen perusahaan dalam mengedepankan inklusi sosial. “Kami percaya setiap individu memiliki potensi, dan tugas kami adalah menyediakan ruang untuk potensi itu berkembang, termasuk bagi sahabat difabel,” ujarnya.
Dua barista difabel, Destin dan Rendi, menjadi contoh nyata keberhasilan program ini. Mereka kini bekerja di Loko Café KCIC Halim, melayani pelanggan dengan penuh profesionalisme. Keberadaan mereka menunjukkan bahwa kualitas kerja tidak ditentukan oleh keterbatasan fisik, melainkan oleh keterampilan dan dedikasi.
Destin mengaku awalnya ragu apakah dirinya mampu menjalankan pekerjaan sebagai barista. Namun, dukungan pelatihan dan pembimbingan dari KAI Services mengubah pandangannya. “Saya sekarang merasa lebih percaya diri dan bangga bisa melayani pelanggan,” katanya.
Sementara Rendi menuturkan bahwa kesempatan ini menjadi titik balik dalam hidupnya. “Dulu saya tidak punya pekerjaan tetap, sekarang saya bisa mandiri secara finansial dan membahagiakan keluarga,” ungkapnya.
KAI Services juga tidak berhenti pada pemberian pekerjaan saja. Perusahaan ini terus memberikan pendampingan, evaluasi, dan peluang pengembangan karier bagi para barista difabel. Dengan begitu, keberlanjutan program dapat terjaga dan memberikan dampak positif jangka panjang.
Langkah KAI Services ini diharapkan menginspirasi lebih banyak pelaku industri untuk membuka kesempatan setara bagi semua. Kehadiran barista difabel di Loko Café membuktikan bahwa dunia kerja yang inklusif bukan hanya mimpi, tetapi sudah menjadi kenyataan. (Redaksi)

