Jakarta, 29 Agustus 2025 – Komitmen terhadap standar kualitas global semakin memperkuat posisi Balai Yasa Manggarai sebagai pilar strategis PT Kereta Api Indonesia (Persero) yang terdepan. Sertifikasi ISO 37000:2018 Anti Penyuapan, ISO 9001:2018 Sistem Manajemen Mutu, serta ISO 45001:2018 Manajemen Kesehatan dan Keselamatan Kerja menjadi cerminan profesionalisme dalam tata kelola operasional.

Direktur Utama KAI Bobby Rasyidin menekankan bahwa standar-standar internasional ini menjadi fondasi kuat dalam mengoperasikan Balai Yasa Manggarai sebagai lokomotif inovasi. “Sertifikasi yang dikantongi mencerminkan komitmen terhadap transparansi, kualitas layanan, serta lingkungan kerja yang sehat dan aman,” ungkapnya saat melakukan kunjungan kerja Kamis (29/8).

Implementasi nyata dari standar-standar tersebut tercermin dalam pencapaian operasional yang konsisten. Semester pertama 2025 mencatatkan keberhasilan menyelesaikan perawatan 267 unit kereta sesuai program berkala. Pada perawatan Genset MO/GO, pencapaian 25 unit bahkan melampaui target 24 unit, menunjukkan efisiensi 104% yang merefleksikan penerapan sistem manajemen berkualitas tinggi.

Program modifikasi kereta juga menunjukkan tren peningkatan yang menggembirakan dengan didukung standar ISO yang ketat. Dari 19 unit di 2023, naik signifikan menjadi 63 unit di 2024, dan menargetkan 56 unit di 2025. Vice President Public Relations KAI Anne Purba menegaskan bahwa kombinasi sertifikasi internasional dan kinerja operasional yang cemerlang menjadikan Balai Yasa Manggarai sebagai pilar yang kokoh dalam mendukung visi KAI sebagai penyedia transportasi yang modern, aman, dan berkelanjutan.

(Redaksi)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *