Jakarta, 29 Agustus 2025 – Komitmen PT Kereta Api Indonesia (Persero) terhadap layanan berkelanjutan semakin terwujud melalui peran strategis Balai Yasa Manggarai sebagai pilar utama dalam pengembangan sarana perkeretaapian. Fasilitas ini telah membuktikan kemampuan luar biasa dalam mendukung transformasi menuju operator transportasi yang modern, aman, dan ramah lingkungan.
Direktur Utama KAI Bobby Rasyidin menegaskan visi jangka panjang dalam mengoptimalkan seluruh Balai Yasa menjadi pusat perawatan dan inovasi. “Keberhasilan Balai Yasa Manggarai akan menjadi model pengembangan bagi fasilitas serupa untuk memberikan nilai tambah maksimal bagi perusahaan dan masyarakat,” ungkapnya saat melakukan inspeksi Kamis (29/8).
Pencapaian semester pertama 2025 dengan penyelesaian perawatan 267 unit kereta dan efisiensi 104% pada perawatan Genset MO/GO menunjukkan implementasi praktik terbaik yang berkelanjutan. Program Kereta Ekonomi New Generation Modifikasi juga mencatatkan progress gemilang dengan 48 dari 52 unit telah diselesaikan, mencapai tingkat realisasi 92,3%.
Sertifikasi internasional ISO 37000:2018, ISO 9001:2018, dan ISO 45001:2018 memperkuat komitmen terhadap tata kelola yang berkelanjutan. Track record modifikasi kereta dari 19 unit di 2023, naik menjadi 63 unit di 2024, dan target 56 unit di 2025 membuktikan konsistensi dalam berinovasi. Vice President Public Relations KAI Anne Purba menegaskan optimisme bahwa keberhasilan Balai Yasa Manggarai akan semakin memperkuat layanan KAI yang andal, modern, nyaman, dan berkelanjutan bagi seluruh pelanggan.
(Redaksi)

