Jember, 30 Agustus 2025 – Ketepatan waktu kereta api tidak hanya bergantung pada jadwal, tetapi juga pada kondisi armada yang digunakan. Lokomotif sebagai penggerak utama harus selalu dalam keadaan prima, dan hal ini dicapai melalui perawatan berkala yang ketat.
Di Daop 9 Jember, perawatan lokomotif dilakukan dalam dua bentuk, yakni preventive maintenance (pencegahan) dan corrective maintenance (perbaikan). Preventive dilakukan secara rutin dengan interval waktu bulanan, tiga bulanan, enam bulanan, hingga tahunan. Tujuannya adalah mendeteksi potensi kerusakan sejak dini.
Sementara itu, corrective maintenance lebih fokus pada perbaikan setelah ditemukannya masalah dalam sistem atau komponen lokomotif. Keduanya saling melengkapi agar lokomotif tetap dalam kondisi andal setiap kali beroperasi.
Untuk skala besar seperti perawatan 24 bulanan hingga 72 bulanan, proses dilakukan di Balai Yasa sebagai pusat perawatan dan perbaikan besar. Di sinilah lokomotif diperiksa secara menyeluruh dengan standar teknis tinggi.
Manager Hukum dan Humas Daop 9 Jember, Cahyo Widiantoro menegaskan, “Lokomotif adalah tulang punggung transportasi berbasis rel. Kami memastikan setiap lokomotif dalam kondisi optimal melalui perawatan ketat, sekaligus menerapkan standar keselamatan tertinggi. Dengan begitu, masyarakat dapat merasakan layanan transportasi kereta api yang selamat, nyaman, dan tepat waktu.”
Melalui pola perawatan yang sistematis, lokomotif Daop 9 Jember dapat menjamin ketepatan waktu perjalanan, menjaga kepercayaan penumpang, serta mendukung kelancaran angkutan barang. (Redaksi)

