Jakarta, 11 September 2025 – PT Kereta Api Indonesia (KAI) terus membuktikan kontribusinya dalam menjaga kelancaran operasional Yogyakarta International Airport (YIA). Tak hanya mengangkut penumpang melalui KA Bandara, KAI juga berperan besar dalam mendistribusikan avtur sebagai bahan bakar utama penerbangan.

Sepanjang 2025, KAI telah mengangkut lebih dari 68 ribu ton avtur dari Kilang Pertamina Cilacap menuju Depo Rewulu di Sleman, yang kemudian disalurkan ke YIA. Jumlah tersebut menegaskan peran strategis kereta api sebagai tulang punggung distribusi energi penerbangan.

Vice President Public Relations KAI, Joni Martinus, menegaskan bahwa dukungan KAI tidak hanya terbatas pada mobilitas penumpang. “Kami berkomitmen menjaga kelancaran pasokan avtur sekaligus menghadirkan layanan KA Bandara yang nyaman dan tepat waktu bagi masyarakat,” ujar Joni.

Sinergi logistik energi dan transportasi penumpang menjadi fondasi penting dalam memperkuat ekosistem transportasi nasional. YIA kini terlayani dari dua sisi: kebutuhan energi penerbangan dan mobilitas pengguna bandara.

Kehadiran KA Bandara YIA terbukti memberikan dampak positif terhadap peningkatan konektivitas wilayah. Data mencatat lebih dari 1,8 juta penumpang memilih layanan ini sepanjang 2025, menandakan tingginya kepercayaan masyarakat terhadap moda rel.

Distribusi avtur berbasis rel juga dianggap lebih aman, tepat waktu, dan ramah lingkungan dibandingkan transportasi jalan raya. Hal ini sejalan dengan visi pemerintah dalam mendorong transportasi berkelanjutan.

Selain manfaat teknis, keberhasilan distribusi energi dan layanan penumpang KAI di YIA turut mendukung sektor pariwisata dan ekonomi regional. Wisatawan kini dapat mengakses YIA dengan lebih mudah, sementara penerbangan tetap terjamin kelancarannya.

“Kami berharap masyarakat semakin merasakan manfaat sinergi ini, baik dari sisi kenyamanan perjalanan maupun keberlanjutan layanan penerbangan,” tambah Joni.

Dengan terangkutnya energi dan penumpang melalui rel, YIA semakin terlayani secara menyeluruh oleh KAI, menjadikannya bandara modern dengan ekosistem transportasi terpadu. (Redaksi)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *