Jakarta, 3 Desember 2025 – Aspal lama di perlintasan sebidang Jalan Madukoro dan Kokrosono dibongkar oleh KAI Daop 4 Semarang sebagai tahap awal dari pekerjaan perbaikan geometri jalur rel. Pembongkaran yang dilakukan dari tanggal 4 hingga 6 Desember 2025 ini bertujuan untuk memuluskan kembali geometri perlintasan tidak hanya bagi kelancaran operasional kereta api, tetapi juga untuk memberikan akses jalan yang nyaman bagi masyarakat.
Pembongkaran aspal lama menjadi langkah penting dalam proses perbaikan geometri karena memungkinkan pekerja untuk melakukan perataan dan penyesuaian elevasi jalur rel secara optimal. Manager Humas KAI Daop 4 Semarang, Franoto Wibowo, menjelaskan bahwa perbaikan geometri jalur rel di perlintasan sebidang ini sangat penting untuk menjaga keandalan operasional kereta api. “Perbaikan ini sangat diperlukan untuk memastikan operasional kereta api yang andal, aman, dan nyaman serta mengurangi potensi gangguan perjalanan akibat kondisi prasarana yang menurun, terutama di area perlintasan sebidang yang padat aktivitas,” ujar Franoto. Ia menambahkan bahwa hasil perbaikan akan memberikan manfaat bagi semua pengguna, baik penumpang kereta api maupun pengguna jalan raya.
Selama pelaksanaan pekerjaan perbaikan, KAI Daop 4 menggandeng pihak Kepolisian dan Dinas Perhubungan untuk menerapkan rekayasa lalu lintas dengan sistem buka tutup jalan raya guna menjaga kelancaran arus lalu lintas dan keselamatan pengguna jalan. Setelah pembongkaran aspal, pekerjaan dilanjutkan dengan perataan dan penghalusan jalur rel khususnya pada area lengkungan yang memerlukan penanganan khusus, serta peninggian jalur hulu menuju Surabaya untuk meningkatkan daya tahan jalur. Semua tahapan dikerjakan dengan memperhatikan standar kualitas yang tinggi.
Tahap akhir dari rangkaian pekerjaan adalah proses penstabilan jalur yang kemudian dilanjutkan dengan pengaspalan ulang permukaan jalan sehingga kondisi jalan kembali layak dan nyaman dilintasi oleh masyarakat. Franoto menegaskan bahwa KAI Daop 4 berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas layanan dan keselamatan perjalanan kereta api dengan menjaga kestabilan jalur rel. Pihaknya memohon pengertian masyarakat atas ketidaknyamanan yang mungkin terjadi selama proses perbaikan berlangsung dan menegaskan bahwa upaya ini adalah bagian dari komitmen untuk memberikan pelayanan terbaik kepada para pelanggan maupun masyarakat.
(Redaksi)

