Jakarta, 20 November 2025 – Kedatangan 14 lokomotif baru tipe CC 205 dari Amerika Serikat semakin memperkokoh armada PT Kereta Api Indonesia (Persero) dalam layanan angkutan barang nasional. Lokomotif yang diproduksi oleh Progress Rail di Alabama ini berlabuh di Pelabuhan Panjang, Lampung, pada pertengahan November dan menjadi bagian dari batch ketiga pengadaan total 54 unit.
Anne Purba selaku Vice President Public Relations KAI menyatakan bahwa penguatan armada ini sangat penting mengingat Sumatra bagian selatan merupakan pusat distribusi energi nasional yang terus berkembang. “Penguatan sarana di wilayah tersebut penting karena menjadi pusat distribusi energi nasional,” ungkapnya. Tambahan 14 lokomotif ini membawa total armada CC 205 yang telah diterima menjadi 38 unit, meningkatkan kapasitas layanan angkutan batu bara dan logistik lainnya secara signifikan.
Penggunaan moda rel untuk angkutan barang terbukti lebih efisien dan ramah lingkungan ketimbang moda jalan raya. Satu rangkaian kereta api yang ditarik lokomotif CC 205 mampu membawa 61 gerbong berisi 3.050 ton batu bara, setara dengan muatan 120 truk kontainer berukuran 40 kaki. Dari sisi emisi, kereta api hanya menghasilkan 10.766 kilogram CO₂ per perjalanan, berbeda jauh dengan 65.645 kilogram CO₂ yang diproduksi armada 120 truk kontainer.
Capaian volume angkutan barang KAI pada periode Januari sampai Oktober 2025 mencapai 57.556.900 ton, naik 0,69 persen dari periode sama tahun lalu. Angkutan batu bara mendominasi dengan kontribusi mencapai 47,77 juta ton atau 83 persen dari total keseluruhan, dengan konsentrasi operasi di Divre III Palembang dan Divre IV Tanjungkarang.
(Redaksi)

