Jakarta, 19 November 2025 – Menghadapi potensi lonjakan penumpang pada puncak Libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, PT Railink (KAI Bandara) mengambil langkah proaktif dengan menyediakan 493.920 tiket dan menjadikan keselamatan sebagai prioritas utama. Masa Angkutan Nataru (18 Desember 2025–4 Januari 2026) dijamin keamanannya melalui koordinasi dengan DJKA untuk melaksanakan Rampcheck Standar Pelayanan Minimum (SPM).
Jaminan keselamatan ini didukung dengan ketersediaan 277.632 tiket di Medan dan 216.288 tiket di Yogyakarta. Pemeriksaan SPM mencakup seluruh aspek operasional, mulai dari kondisi sarana hingga kesiapan fasilitas stasiun. Selain itu, KAI Bandara juga meningkatkan kenyamanan dengan menyediakan fasilitas ramah lingkungan seperti water dispenser di stasiun Medan.
Direktur Utama Porwanto Handry Nugroho menekankan bahwa upaya sinergi dengan DJKA adalah kunci menjamin perjalanan aman. “Kami berharap bisa menghadirkan perjalanan yang lebih nyaman, aman dan berkesan selama masa Angkutan Natal 2025 dan tahun Baru 2026. Masyarakat harus memanfaatkan berbagai layanan yang telah disediakan,” katanya. Penumpang diimbau untuk memesan tiket sejak H-7 dan mengatur waktu keberangkatan kereta, minimal 2 jam sebelum penerbangan domestik atau 3 jam sebelum internasional. (Redaksi)

