Jakarta, 3 September 2025 – Layanan angkutan retail PT Kereta Api Indonesia (Persero) menunjukkan tren positif sepanjang awal 2025. Dari Januari hingga Agustus, volume angkutan retail mencapai 163.381 ton, meningkat 13% dibanding periode sama tahun lalu.

Bulan Agustus 2025 mencatat 22.088 ton, menjadi capaian tertinggi kedua setelah Juli 2025 yang mencapai 23.442 ton. Peningkatan ini menegaskan KAI sebagai solusi logistik yang efisien dan ramah lingkungan.

“Pertumbuhan ini mencerminkan semakin kuatnya kepercayaan pelanggan terhadap layanan logistik berbasis kereta api, baik dari dunia usaha maupun masyarakat umum,” ungkap Vice President Public Relations KAI, Anne Purba.

Model bisnis angkutan retail KAI berbasis B2B melalui kolaborasi dengan mitra logistik resmi, namun layanan juga dapat diakses masyarakat melalui skema B2C. Pelanggan dapat memanfaatkan jaringan mitra untuk pengiriman barang antarkota hingga layanan e-commerce fulfillment.

Angkutan berbasis kereta api memungkinkan distribusi lebih cepat, aman, efisien, dan minim emisi karbon dibanding moda jalan raya, mendukung target Net Zero Emission 2060 pemerintah.

KAI juga memperkuat integrasi logistik multimoda melalui kolaborasi dengan mitra first mile dan last mile. Strategi ini diharapkan membangun ekosistem logistik nasional yang transparan, adaptif terhadap digitalisasi, dan mendukung pertumbuhan belanja daring.

“KAI berkomitmen menghadirkan layanan logistik retail yang tepat waktu, aman, dan transparan. Kami berharap layanan ini tidak hanya memberikan efisiensi bagi pelanggan, tetapi juga memberi kontribusi positif terhadap pertumbuhan ekonomi lokal sekaligus keberlanjutan lingkungan,” tutup Anne. (Redaksi)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *