Jakarta, 1 September 2025 —  Di tengah situasi sosial yang dinamis, PT Kereta Api Indonesia (Persero) menghadirkan solusi mobilitas melalui penerapan pola operasi Berhenti Luar Biasa (BLB). Stasiun Jatinegara di Jakarta dan Lempuyangan di Yogyakarta kini menjadi titik alternatif naik dan turun bagi puluhan perjalanan kereta jarak menengah dan jauh.

Vice President Public Relations KAI, Anne Purba, menjelaskan bahwa kebijakan ini merupakan bentuk respons terhadap kebutuhan masyarakat sekaligus menjaga keberlangsungan layanan.

“Dengan adanya pemberhentian luar biasa di Stasiun Jatinegara maupun Lempuyangan, pelanggan memiliki pilihan tambahan tempat untuk proses naik dan turun dari kereta api. Hal ini diharapkan semakin memudahkan mobilitas masyarakat di tengah dinamika sosial, sekaligus tetap mengutamakan keselamatan, kenyamanan, dan keamanan pelanggan,” ungkapnya.

Di wilayah Daop 1 Jakarta, kebijakan BLB berlaku bagi 45 perjalanan KA yang melintas dari dan menuju Jakarta, termasuk KA Argo Bromo Anggrek, Sembrani, Bima, hingga Purwojaya.

Sementara itu, Daop 6 Yogyakarta memberlakukan BLB bagi 43 perjalanan KA jarak menengah dan jauh, seperti KA Lodaya, Argo Lawu, Malabar, Mataram, hingga Argo Semeru. Pemberhentian tambahan ini memberikan fleksibilitas baru bagi masyarakat Yogyakarta dan sekitarnya.

Kebijakan ini dinilai tepat karena menghadirkan alternatif mobilitas tanpa mengurangi kualitas pelayanan. Stasiun Jatinegara dan Lempuyangan dipilih karena lokasinya strategis dan terintegrasi dengan berbagai moda transportasi.

Anne mengajak masyarakat agar bijak memanfaatkan fasilitas ini serta tetap menjaga ketertiban selama perjalanan. “Kami harap pelanggan bisa terus mendukung kelancaran layanan dengan mematuhi aturan dan menjaga fasilitas yang ada,” tambahnya.

Sebagai upaya memberikan kemudahan informasi, KAI menyediakan Contact Center 121, WhatsApp 08111-2111-121, dan aplikasi Access by KAI yang dapat diakses selama 24 jam. (Redaksi)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *