Jakarta, 4 Desember 2025 – Menyambut periode libur akhir tahun yang selalu ditandai dengan meningkatnya aktivitas perjalanan, PT Kereta Api Indonesia (Persero) mengimplementasikan skema kereta tambahan untuk menjaga ketersediaan tiket bagi masyarakat. Langkah ini diambil sebagai antisipasi terhadap lonjakan permintaan yang diperkirakan akan terus meningkat menjelang puncak periode Nataru.
Direktur Utama PT KAI, Bobby Rasyidin, menjelaskan bahwa kereta tambahan akan dirilis secara bertahap sesuai dengan dinamika pemesanan yang terpantau setiap hari. Dengan strategi ini, KAI dapat merespons kebutuhan pasar secara lebih fleksibel dan memastikan bahwa pelanggan memiliki lebih banyak pilihan jadwal keberangkatan untuk merencanakan perjalanan mereka.
Bobby menyatakan bahwa skema kereta tambahan ini merupakan bagian dari komitmen KAI untuk menjalankan peran strategis sebagai penggerak mobilitas nasional. Dengan menjaga ketersediaan tiket, KAI tidak hanya memfasilitasi kebutuhan perjalanan masyarakat tetapi juga mendukung aktivitas ekonomi dan konektivitas antarwilayah yang sangat penting bagi pertumbuhan ekonomi nasional.
Hingga saat ini, penjualan tiket terus mengalami peningkatan dengan total 921.743 tiket terjual dari 3.012.701 tiket yang disediakan. Bobby menegaskan bahwa KAI akan terus memantau perkembangan penjualan dan siap menambah kapasitas apabila diperlukan untuk memastikan bahwa seluruh kebutuhan perjalanan masyarakat selama periode akhir tahun dapat terlayani dengan optimal.
(Redaksi)

