22 September 2026 – Selebgram Julia Prastini atau yang dikenal dengan nama Jule kembali menjadi perhatian setelah namanya terseret dalam pengungkapan kasus peredaran vape yang diduga mengandung etomidate. Perempuan berinisial JP tersebut diamankan petugas setelah menerima sebuah paket yang dikirim ke sebuah apartemen di kawasan Cilandak, Jakarta Selatan. Dalam proses penanganan perkara, Jule kemudian diperiksa oleh polisi untuk mendalami keterkaitannya dengan paket tersebut dan jaringan yang memasoknya.
Dalam pemeriksaan yang dilakukan petugas, Jule terlihat mengenakan kaus berwarna cokelat. Seorang pria juga tampak berada di dekatnya dan turut menjalani pemeriksaan oleh pihak kepolisian. Dokumentasi pemeriksaan tersebut memperlihatkan proses pendalaman kasus yang dilakukan setelah petugas mengamankan paket yang ditujukan kepada Jule. Polisi masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap secara menyeluruh asal barang dan hubungan para pihak yang terlibat.
Dalam perkara ini, polisi telah menetapkan tiga orang sebagai tersangka. Mereka terdiri atas dua perempuan berinisial RR dan RN yang disebut berperan sebagai bandar, serta seorang warga negara China berinisial XC. Pengungkapan perkara tersebut bermula ketika petugas Satresnarkoba Polresta Bandara Soekarno-Hatta mengamankan RR dan RN di sebuah apartemen di kawasan Kembangan, Jakarta Barat, pada Senin, 14 September 2026 sekitar pukul 13.00 WIB.
Dari lokasi penangkapan tersebut, petugas menemukan 27 cartridge vape yang diduga mengandung etomidate. Temuan itu kemudian menjadi dasar bagi polisi untuk melakukan pemeriksaan dan pengembangan lebih lanjut terhadap kedua perempuan tersebut. Berdasarkan hasil interogasi, RR dan RN disebut mengaku mendapatkan vape tersebut dari seorang pria berinisial XC yang merupakan warga negara China.
Penyelidikan kemudian berkembang setelah polisi menemukan informasi mengenai adanya sebuah paket vape yang ditujukan kepada seorang perempuan berinisial JP. Petugas kemudian membagi tim untuk menelusuri dua jalur pengembangan perkara secara bersamaan. Satu tim diarahkan untuk mencari dan mengamankan XC, sedangkan tim lainnya memantau proses pengiriman paket yang diketahui dipesan oleh perempuan berinisial JP.
Tim yang melakukan pengembangan terhadap XC akhirnya berhasil mengamankan pria tersebut di sebuah hotel di wilayah Jakarta Barat pada hari yang sama sekitar pukul 17.00 WIB. Dari lokasi tersebut, petugas menemukan 71 cartridge vape yang menurut keterangan kepolisian diduga mengandung etomidate. Barang bukti tersebut kemudian diamankan untuk kepentingan penyidikan dan pemeriksaan lebih lanjut.
Pada saat yang bersamaan, tim lainnya melakukan operasi pengiriman terkontrol atau undercover control delivery terhadap paket yang dikirim menuju sebuah apartemen di kawasan Cilandak, Jakarta Selatan. Operasi tersebut dilakukan sekitar pukul 17.15 WIB dengan tujuan memastikan penerima paket sekaligus mengembangkan informasi mengenai alur peredaran barang yang sedang diselidiki.
Paket tersebut kemudian diterima oleh seorang perempuan berinisial JP yang disebut merupakan Jule. Petugas selanjutnya meminta JP membuka paket tersebut untuk memastikan isi kiriman. Setelah dibuka, polisi menemukan satu cartridge vape yang menurut hasil pemeriksaan awal diduga mengandung etomidate.
Setelah paket tersebut ditemukan, petugas melanjutkan pemeriksaan dengan melakukan penggeledahan di apartemen tempat paket diterima. Dalam penggeledahan tersebut, polisi kembali menemukan satu cartridge vape yang disebut telah digunakan. Barang tersebut turut diamankan sebagai bagian dari barang bukti dalam proses penyidikan perkara.
Kasus ini masih terus didalami oleh kepolisian untuk mengetahui secara lengkap asal-usul barang, jalur distribusi, serta hubungan antara para pihak yang telah diamankan. Pemeriksaan terhadap Jule juga menjadi bagian dari proses penyidikan untuk memastikan fakta mengenai paket yang diterimanya dan barang yang ditemukan di apartemen. Status dan keterlibatan masing-masing pihak akan ditentukan berdasarkan hasil penyidikan serta alat bukti yang dikumpulkan oleh petugas.
Sementara itu, pengungkapan perkara tersebut menunjukkan bahwa penyidik tidak hanya menelusuri penerima barang, tetapi juga berupaya membongkar jaringan yang berada di belakang distribusi vape yang diduga mengandung etomidate. Penemuan puluhan cartridge dari sejumlah lokasi menjadi bagian penting dalam pengembangan kasus. Polisi masih melakukan pemeriksaan terhadap barang bukti dan pihak-pihak terkait untuk mengungkap kemungkinan adanya jaringan distribusi yang lebih luas. (Redaksi)

