Drama Delapan Gol di Manchester, Atletico Menang Derby dan MU Selamat dari Kekalahan

21 September 2026 – Pekan pertandingan sepak bola Eropa menghadirkan sejumlah laga penuh drama pada Minggu, 20 September 2026. Atletico Madrid berhasil menundukkan Real Madrid dalam Derby Madrid dengan skor 2-1 setelah Los Blancos harus bermain dengan 10 pemain. Di Inggris, Manchester City mempertahankan rekor sempurna setelah melewati Sunderland dalam pertandingan yang menghasilkan delapan gol, sementara Manchester United harus puas bermain imbang 1-1 ketika bertandang ke markas Fulham.

Derby Madrid menjadi salah satu pertandingan paling menarik setelah Atletico Madrid memanfaatkan keunggulan jumlah pemain untuk mengamankan kemenangan penting di Stadion Metropolitano. Kedua tim sebenarnya tampil cukup berimbang pada babak pertama dan belum mampu mencetak gol hingga turun minum. Situasi berubah setelah Real Madrid kehilangan Dean Huijsen yang menerima kartu merah pada awal babak kedua, membuat Atletico memiliki ruang lebih besar untuk meningkatkan tekanan ke pertahanan lawan.

Atletico langsung memanfaatkan situasi tersebut melalui eksekusi penalti Alejandro Grimaldo. Bek Real Madrid Dean Huijsen mendapat kartu merah setelah melakukan pelanggaran terhadap Giuliano Simeone di area penalti. Grimaldo kemudian menjalankan tugas sebagai eksekutor dan melepaskan tembakan kaki kiri mendatar yang sempat dibaca Thibaut Courtois, tetapi laju bola terlalu deras sehingga tetap masuk ke sudut bawah gawang Real Madrid. Atletico pun membuka keunggulan 1-0.

Keunggulan tersebut hanya bertahan beberapa menit sebelum Atletico kembali menemukan celah di pertahanan Real Madrid. Pada menit ke-59, Jonathan David mencetak gol kedua untuk tuan rumah setelah menerima rangkaian serangan dari sisi kanan. Lee Kang-in memberikan bola kepada Giovanni Simeone yang kemudian melepaskan umpan silang ke depan gawang, dan David menyelesaikan peluang tersebut dengan sontekan kaki kiri dari jarak dekat.

Real Madrid sempat mendapatkan peluang untuk mengubah keadaan meski harus bermain dengan 10 pemain. Antonio Ruediger berhasil memperkecil ketertinggalan menjadi 1-2 pada menit ke-89 setelah menyambut tendangan bebas Bernardo Silva dengan sundulan yang mengarah ke gawang Atletico. Gol tersebut membuat pertandingan kembali berlangsung menegangkan pada menit-menit akhir, tetapi Atletico mampu mempertahankan keunggulannya hingga peluit panjang berbunyi.

Kemenangan tersebut membawa Atletico Madrid naik ke posisi kedua klasemen Liga Spanyol dengan koleksi 16 poin dari tujuh pertandingan. Los Colchoneros kini hanya berjarak lima poin dari Barcelona yang berada di puncak klasemen. Sementara itu, Real Madrid harus turun ke posisi ketiga dengan raihan 15 poin setelah gagal membawa pulang poin dari markas rival sekotanya tersebut.

Di Inggris, Manchester City juga menjalani pertandingan dengan penuh gol ketika menjamu Sunderland di Etihad Stadium. Pasukan Enzo Maresca berhasil meraih kemenangan 5-3 dalam laga yang memperlihatkan pertarungan terbuka sejak menit awal. Delapan gol tercipta sepanjang pertandingan, dengan Manchester City beberapa kali unggul dan Sunderland terus memberikan respons melalui ketajaman Brian Brobbey.

Manchester City membuka keunggulan pada menit kesembilan melalui Enzo Fernandez. Tendangan bebas dari sisi kotak penalti Sunderland meluncur ke arah gawang dan membawa tuan rumah memimpin. Namun, Sunderland hanya membutuhkan waktu tiga menit untuk menyamakan kedudukan melalui Brian Brobbey yang memanfaatkan umpan terobosan Enzo Le Fee dan mengubah skor menjadi 1-1.

Pertandingan kemudian kembali berlangsung ketat sebelum Manchester City menemukan keunggulan keduanya pada menit ke-20. Rayan Cherki melepaskan tembakan dari area depan kotak penalti ketika sejumlah pemain Sunderland berusaha menutup ruang. Bola berhasil melewati kepungan pemain lawan dan membawa City kembali memimpin 2-1.

Sunderland kembali menunjukkan respons pada menit ke-33. Berawal dari situasi tendangan bebas cepat, bola kemudian diarahkan kepada Brian Brobbey yang menyelesaikan umpan tarik mendatar dari Thomas Meunier. Gol tersebut membuat skor kembali imbang 2-2 dan memperlihatkan betapa terbukanya permainan kedua tim sepanjang babak pertama.

Manchester City kemudian menutup babak pertama dengan keunggulan 3-2. Antoine Semenyo menjadi pencetak gol setelah berhasil memanfaatkan kemelut yang terjadi di dalam kotak penalti Sunderland. Setelah jeda, Semenyo kembali mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-57 setelah memanfaatkan umpan terobosan Rayan Cherki untuk membawa City unggul 4-2.

Sunderland belum menyerah dan Brian Brobbey melengkapi catatan golnya menjadi hat-trick pada menit ke-59. Ia memanfaatkan assist Milson Angulo untuk memperkecil ketertinggalan menjadi 3-4. Tim tamu kemudian terus mencari peluang untuk mencetak gol penyeimbang, termasuk ketika Ruben Dias hampir melakukan gol bunuh diri, tetapi Manchester City tetap mampu mempertahankan keunggulannya.

Erling Haaland akhirnya memastikan kemenangan Manchester City pada menit ke-81. Gol tersebut membuat skor berubah menjadi 5-3 dan bertahan sampai pertandingan selesai. Hasil tersebut menjaga Manchester City sebagai satu-satunya tim yang masih mengoleksi hasil sempurna di Premier League musim ini dengan 15 poin dari lima pertandingan, sedangkan Sunderland berada di posisi ke-14 dengan empat poin.

Sementara itu, Manchester United harus puas membawa pulang satu poin dari lawatannya ke Craven Cottage setelah bermain imbang 1-1 menghadapi Fulham. Pertandingan berjalan ketat sejak awal dan kedua tim sama-sama memiliki sejumlah peluang untuk mencetak gol. Namun, tidak ada gol yang tercipta hingga babak pertama berakhir sehingga kedua kesebelasan memasuki ruang ganti dalam kedudukan 0-0.

Manchester United sebenarnya memperoleh beberapa peluang berbahaya sepanjang babak pertama. Lisandro Martinez dan Diogo Dalot sempat mencoba peruntungan melalui tembakan dari luar kotak penalti, sementara Bruno Fernandes hampir membuka keunggulan ketika sepakannya dari jarak dekat membentur tiang bawah gawang Fulham. Tuan rumah juga memberikan tekanan melalui Joshua King dan Sander Berge, tetapi kiper Manchester United Senne Lammens mampu menggagalkan sejumlah peluang tersebut.

Fulham akhirnya memecah kebuntuan pada menit ke-63 melalui gol bunuh diri Lisandro Martinez. Gol tersebut berawal dari tembakan Alex Iwobi yang berhasil ditepis Lammens, tetapi bola kemudian mengenai kaki Martinez dan berubah arah menuju gawang sendiri. Fulham pun unggul 1-0 dan Manchester United harus meningkatkan intensitas serangan untuk mengejar ketertinggalan.

Manchester United baru mendapatkan gol penyeimbang pada menit ke-89. Matheus Cunha melepaskan tembakan dari luar kotak penalti yang mengenai kaki pemain lawan sehingga arah bola berubah dan meluncur masuk ke gawang Fulham. Gol tersebut mengubah skor menjadi 1-1 sekaligus menyelamatkan Manchester United dari kekalahan dalam pertandingan yang berlangsung hingga menit-menit akhir.

Hasil imbang tersebut membuat Manchester United masih berada di papan tengah klasemen Premier League dengan lima poin dan menempati posisi ke-12. Fulham berada dalam posisi yang lebih sulit dengan koleksi dua poin di peringkat ke-19. Sementara Manchester City terus melaju dengan rekor sempurna, persaingan di papan klasemen masih berlangsung ketat setelah rangkaian pertandingan yang diwarnai banyak gol dan drama hingga menit akhir. (Redaksi)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *