11 September 2026 – Malam perdana Liga Champions musim ini langsung menghadirkan sejumlah kemenangan meyakinkan dari klub-klub besar Eropa. Como 1907, Bayern Munich, dan Manchester United sama-sama mengawali perjalanan mereka dengan raihan tiga poin. Como mencuri perhatian dengan kemenangan 4-1 atas RB Leipzig dalam debutnya di kompetisi Eropa, sementara Bayern menghancurkan Bodo/Glimt 5-0 dan Manchester United menundukkan Sabah FK dengan skor 4-0 di Old Trafford.
Hasil tersebut membuat ketiga tim langsung mengirimkan sinyal kuat sejak pertandingan pertama. Como tampil penuh percaya diri meski baru menjalani debut di panggung tertinggi Eropa, sedangkan Bayern menunjukkan kedalaman skuad dan dominasi permainan yang membuat lawannya kesulitan berkembang. Manchester United juga mampu memanfaatkan momentum bermain di kandang dengan mencetak tiga gol pada babak pertama sebelum menutup laga dengan kemenangan empat gol tanpa balas.
Como Tampil Memukau di Laga Debut
Como 1907 mencatatkan awal yang sangat menjanjikan dalam sejarah partisipasinya di Liga Champions. Bermain di Stadion Giuseppe Sinigaglia, Como tampil agresif sejak menit pertama ketika menghadapi RB Leipzig. Anak asuh Cesc Fabregas tersebut mampu menguasai permainan dan menunjukkan keberanian dalam membangun serangan, meski menghadapi lawan yang memiliki pengalaman lebih banyak di kompetisi Eropa.
Tekanan Como akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-20. Martin Baturina membuka keunggulan tuan rumah setelah menyelesaikan umpan tarik yang diberikan Anastasios Douvikas. Gol tersebut membuat Como semakin percaya diri dalam mengembangkan permainan. Nico Paz dan rekan-rekannya kemudian beberapa kali menciptakan momentum berbahaya yang membuat pertahanan Leipzig harus bekerja keras untuk mencegah keunggulan tuan rumah bertambah.
Leipzig sebenarnya sempat memberikan ancaman melalui Christopher Nkunku dan Marc Guiu. Namun, lini belakang Como mampu menjaga organisasi pertahanan dengan cukup baik sehingga peluang yang diciptakan wakil Jerman tersebut belum menghasilkan gol. Como justru kembali mendapatkan keuntungan pada menit ke-38 ketika Douvikas mencatatkan namanya di papan skor setelah memanfaatkan umpan dari Baturina. Keunggulan 2-0 bertahan hingga turun minum.
Memasuki babak kedua, Como tidak mengendurkan tekanan. Assane Diao memperbesar keunggulan menjadi 3-0 pada menit ke-54 setelah menyelesaikan umpan Nico Paz. Leipzig kemudian berusaha bangkit dan berhasil memperkecil ketertinggalan melalui Andrija Maksimovic yang memanfaatkan sodoran Nkunku. Gol tersebut sempat memberikan harapan bagi Leipzig untuk mengejar, tetapi Como mampu mengendalikan pertandingan dan memilih bermain lebih sabar dengan mengandalkan serangan balik.
Harapan Leipzig akhirnya benar-benar pupus pada penghujung pertandingan. Pada menit ke-90, Maxime Perrone mencetak gol keempat Como setelah meneruskan umpan apik dari Nico Paz. Skor 4-1 bertahan hingga pertandingan berakhir. Kemenangan tersebut menjadi debut yang sangat berkesan bagi Como sekaligus memberikan tiga poin pertama bagi klub asal Italia tersebut di panggung Liga Champions.
Bayern Hancurkan Bodo/Glimt Lima Gol Tanpa Balas
Di pertandingan lainnya, Bayern Munich juga mengawali kiprahnya dengan kemenangan telak. Bermain di Allianz Arena, Bayern langsung mengambil kendali permainan sejak awal ketika menghadapi wakil Norwegia, Bodo/Glimt. Tekanan terus diberikan oleh tim tuan rumah, tetapi sejumlah peluang pada babak pertama belum mampu menghasilkan gol karena penyelesaian akhir Bayern masih belum maksimal.
Bayern bahkan sempat mengalami momen menegangkan ketika Dayot Upamecano melakukan kesalahan saat memberikan umpan balik. Bola tidak mengarah dengan sempurna kepada Manuel Neuer dan justru melebar dari gawang. Beberapa menit kemudian, Bayern kembali hampir membuka keunggulan melalui Joshua Kimmich, tetapi tendangannya hanya membentur tiang gawang.
Dominasi Bayern berlanjut hingga akhir babak pertama, meskipun skor masih 0-0. Bodo/Glimt praktis lebih banyak bertahan dan kesulitan mengembangkan permainan karena tekanan tinggi yang diterapkan Bayern. Situasi berubah total setelah jeda ketika Die Roten mulai menemukan efektivitas di depan gawang dan mencetak gol demi gol.
Jamal Musiala membuka pesta gol Bayern hanya dua menit setelah babak kedua dimulai. Pemain tersebut memanfaatkan umpan Harry Kane dan menyelesaikannya melalui sepakan voli yang membuat Bayern unggul 1-0. Tidak berhenti di sana, Kane kemudian ikut mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-61 dan membawa Bayern semakin nyaman dengan keunggulan dua gol.
Tekanan Bayern semakin sulit dihentikan oleh Bodo/Glimt. Alphonso Davies mencetak gol ketiga pada menit ke-77 setelah menyambar bola muntah dari situasi sepak pojok dengan tendangan keras. Michael Olise kemudian melengkapi pesta gol Bayern melalui dua gol tambahan pada menit ke-83 dan masa tambahan waktu. Bodo/Glimt juga harus bermain dengan sepuluh orang setelah Odin Bjortuft menerima kartu merah pada menit ke-87 akibat pelanggaran terhadap Olise.
Bayern akhirnya menutup pertandingan dengan kemenangan telak 5-0. Hasil tersebut memberikan tiga poin penting bagi Bayern sekaligus memperkuat posisi mereka di papan atas klasemen berkat selisih gol yang sangat besar. Kemenangan ini juga menjadi awal positif bagi tim yang musim lalu berhasil melangkah jauh di kompetisi antarklub Eropa tersebut.
Manchester United Juga Pesta di Old Trafford
Manchester United tidak mau kalah dalam urusan mencetak gol pada pertandingan pembuka Liga Champions. Bermain di hadapan pendukung sendiri di Old Trafford, Setan Merah mengalahkan tim debutan Sabah FK dengan skor meyakinkan 4-0. Meskipun Sabah sempat menguasai bola pada awal pertandingan, pressing Manchester United membuat lawan kesulitan mempertahankan penguasaan bola dalam waktu lama.
Peluang pertama Manchester United datang melalui kerja sama Bryan Mbeumo dan Matheus Cunha. Mbeumo memberikan umpan kepada Cunha yang kemudian melepaskan tembakan mendatar dari dalam kotak penalti, tetapi kiper Sabah, Stas Pokatilov, masih mampu melakukan penyelamatan. Peluang lain juga tercipta ketika Bruno Fernandes memberikan bola kepada Benjamin Sesko, namun upaya tersebut dapat dihentikan pertahanan lawan.
Manchester United akhirnya memecah kebuntuan pada menit ke-27. Berawal dari serangan balik, Patrick Dorgu mengirimkan umpan silang yang kemudian diselesaikan Cunha melalui sontekan dari jarak dekat. Gol tersebut membuat Manchester United unggul 1-0 dan mulai menemukan ruang yang lebih besar di pertahanan Sabah.
Sabah sempat memberikan ancaman melalui Joy Lance Mickels yang mendapatkan peluang dengan sundulan, tetapi bola hanya melebar di sisi gawang. Manchester United kemudian menggandakan keunggulan pada menit ke-42 melalui Bruno Fernandes. Kerja sama Cunha dan Youri Tielemans di sisi kiri menghasilkan umpan tarik yang diselesaikan Fernandes dengan tembakan kaki kanan dari depan gawang.
Keunggulan Manchester United bertambah hanya tiga menit kemudian. Bryan Mbeumo menusuk ke tengah pertahanan Sabah dan melepaskan umpan terobosan kepada Sesko. Penyerang tersebut berhasil melewati kawalan lawan dan mengecoh Pokatilov sebelum menceploskan bola ke gawang yang sudah kosong. Manchester United pun menutup babak pertama dengan keunggulan 3-0.
Memasuki babak kedua, Manchester United masih mampu mengendalikan permainan. Gol keempat kemudian tercipta pada menit ke-68 melalui Lisandro Martinez. Berawal dari tendangan bebas Bruno Fernandes, Joshua Zirkzee mencoba meneruskan bola dengan sentuhan backheel, tetapi upayanya diblok pemain Sabah. Bola muntah kemudian langsung disambar Martinez dari jarak dekat untuk mengubah skor menjadi 4-0.
Sabah sebenarnya masih berusaha menciptakan peluang hingga pertandingan memasuki menit-menit akhir. Mickels sempat mendapatkan ruang untuk melepaskan tembakan keras, tetapi bola hanya melebar tipis dari gawang Senne Lammens. Peluang lain juga hadir melalui sundulan Orphe Mbina setelah menerima umpan silang, tetapi bola kembali gagal mengarah ke sasaran.
Pertandingan akhirnya berakhir dengan kemenangan 4-0 untuk Manchester United. Tiga gol pada babak pertama menjadi fondasi utama kemenangan Setan Merah, sementara gol Martinez di paruh kedua memastikan kemenangan besar di laga pembuka. Sabah yang berstatus sebagai debutan harus mengakui keunggulan lawannya, meski sempat menciptakan beberapa peluang untuk mencetak gol balasan.
Awal Positif Tiga Klub
Kemenangan Como, Bayern Munich, dan Manchester United memberikan warna kuat pada pertandingan pembuka Liga Champions. Como berhasil membuat debut bersejarahnya semakin spesial dengan mengalahkan Leipzig 4-1, sementara Bayern menunjukkan ketajamannya melalui kemenangan 5-0 atas Bodo/Glimt. Manchester United juga tampil produktif dengan mengamankan kemenangan 4-0 atas Sabah FK di hadapan publik Old Trafford.
Ketiga tim sama-sama mengamankan tiga poin, tetapi kemenangan Bayern menjadi yang paling besar dari sisi jumlah gol. Como juga mencatat hasil penting karena mampu menundukkan lawan yang memiliki pengalaman di kompetisi Eropa. Sementara itu, Manchester United mendapatkan modal berharga dari kemenangan kandang dan performa menyerang yang efektif sejak babak pertama.
Dengan kompetisi yang masih berada pada tahap awal, hasil pertandingan tersebut belum menentukan perjalanan masing-masing klub hingga akhir musim. Namun, kemenangan besar pada laga pembuka dapat menjadi modal penting dari sisi kepercayaan diri dan posisi klasemen. Como, Bayern, dan Manchester United kini memiliki fondasi positif untuk menghadapi pertandingan berikutnya dengan target mempertahankan momentum dan kembali mengamankan poin. (Redaksi)

