Resmi Dilantik Presiden, Sudaryono Nahkodai Badan Gizi Nasional Gantikan Naniek Sudaryati Deyang

23 Juli 2026 – Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Sudaryono sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) yang baru dalam sebuah upacara di Istana Negara, Jakarta, Rabu (22/7/2026). Pelantikan ini menandai pergantian kepemimpinan di lembaga yang bertanggung jawab menjalankan Program Makan Bergizi Gratis (MBG), setelah kepala sebelumnya, Naniek Sudaryati Deyang, mengundurkan diri karena alasan kesehatan.

Prosesi pelantikan berlangsung khidmat dan dihadiri oleh Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka serta sejumlah menteri dan pejabat yang tergabung dalam Kabinet Merah Putih. Acara diawali dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, kemudian dilanjutkan dengan pembacaan Keputusan Presiden Nomor 78P Tahun 2026 yang menjadi dasar pengangkatan Sudaryono sebagai Kepala Badan Gizi Nasional.

Setelah pembacaan keputusan presiden, Presiden Prabowo memimpin langsung pengucapan sumpah jabatan. Dalam sumpah tersebut, Sudaryono menyatakan kesiapannya untuk setia kepada Undang Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, menaati seluruh peraturan perundang undangan, serta menjalankan amanah jabatan dengan penuh tanggung jawab dan menjunjung tinggi etika dalam menjalankan tugas.

Usai mengucapkan sumpah jabatan, Sudaryono menandatangani berita acara pelantikan yang disaksikan langsung oleh Presiden Prabowo. Penandatanganan tersebut menjadi penanda resmi dimulainya masa tugas Sudaryono sebagai pimpinan baru Badan Gizi Nasional.

Sebelumnya, pemerintah mengumumkan bahwa Naniek Sudaryati Deyang memilih mengundurkan diri dari jabatannya untuk fokus menjalani pengobatan penyakit jantung. Keputusan tersebut diterima Presiden, yang kemudian menunjuk Sudaryono sebagai penggantinya agar program kerja Badan Gizi Nasional tetap berjalan tanpa hambatan.

Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menjelaskan bahwa penunjukan Sudaryono didasarkan pada berbagai pertimbangan, termasuk pengalaman dan keterlibatannya dalam pengembangan Program Makan Bergizi Gratis sejak tahap awal perencanaan. Menurutnya, Sudaryono memahami arah kebijakan serta tujuan utama program tersebut sehingga dinilai mampu melanjutkan pelaksanaannya.

Selain menjabat sebagai Kepala Badan Gizi Nasional, Sudaryono sebelumnya juga mengemban tugas sebagai Wakil Menteri Pertanian. Pengalaman tersebut dinilai menjadi nilai tambah karena pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis memiliki keterkaitan erat dengan sektor pertanian, terutama dalam penyediaan bahan pangan, penguatan rantai pasok, serta pemberdayaan petani lokal.

Pemerintah menilai sinergi antara Badan Gizi Nasional dan Kementerian Pertanian menjadi faktor penting dalam memastikan ketersediaan bahan pangan bergizi yang berkelanjutan. Dengan latar belakang tersebut, Sudaryono diharapkan mampu memperkuat koordinasi lintas sektor sehingga pelaksanaan program dapat berlangsung lebih efektif.

Sebagai salah satu program prioritas pemerintahan Presiden Prabowo, Makan Bergizi Gratis memiliki tujuan meningkatkan kualitas gizi masyarakat, khususnya anak anak, sekaligus mendukung upaya pencegahan stunting dan peningkatan kualitas sumber daya manusia Indonesia. Program ini juga diharapkan mampu memberikan dampak positif terhadap perekonomian daerah melalui peningkatan permintaan terhadap hasil pertanian dan produk pangan lokal.

Dengan kepemimpinan baru di Badan Gizi Nasional, pemerintah berharap seluruh target pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis dapat terus berjalan sesuai rencana. Sudaryono kini mengemban tanggung jawab untuk memastikan program tersebut terlaksana secara tepat sasaran, efektif, dan memberikan manfaat yang luas bagi masyarakat di seluruh Indonesia. (Redaksi)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *