22 Mei 2026 – Penantian panjang Cristiano Ronaldo di Arab Saudi akhirnya berakhir dengan senyum kemenangan. Setelah beberapa musim harus puas melihat trofi liga jatuh ke tangan rival, Al Nassr kini berhasil menuntaskan misi terbesar mereka. Di hadapan pendukung sendiri, klub asal Riyadh itu menutup musim dengan kemenangan meyakinkan yang memastikan satu hal penting, gelar juara akhirnya resmi menjadi milik mereka.

Al Nassr sukses mengunci gelar Liga Arab Saudi musim 2025 hingga 2026 usai menaklukkan Damac dengan skor telak 4-1 pada laga pekan terakhir yang berlangsung di Alawwal Park, Jumat dini hari WIB.

Kemenangan tersebut menjadi penutup sempurna perjalanan Al Nassr musim ini. Tambahan tiga poin membawa tim mengoleksi total 86 poin dan memastikan posisi puncak klasemen tidak lagi dapat digeser.

Kesuksesan ini juga memiliki makna sangat spesial bagi Cristiano Ronaldo.

Sejak bergabung dengan Al Nassr empat musim lalu, megabintang asal Portugal tersebut terus memburu satu target besar, yakni membawa klub meraih gelar liga domestik.

Setelah berbagai upaya dan sejumlah musim yang penuh persaingan ketat, Ronaldo akhirnya mampu mewujudkan ambisinya.

Trofi Liga Arab Saudi musim ini menjadi gelar liga pertama Ronaldo bersama Al Nassr.

Di sisi lain, hasil ini menjadi akhir yang pahit bagi Damac. Kekalahan membuat mereka turun ke posisi ke-16 klasemen dengan koleksi 29 poin.

Nasib buruk datang setelah Al Riyadh berhasil mengumpulkan 30 poin dan melewati mereka di klasemen akhir. Situasi tersebut membuat Damac dipastikan harus turun kasta musim depan.

Persaingan perebutan gelar sebenarnya berlangsung sangat ketat hingga pekan terakhir.

Al Hilal yang selama musim tampil konsisten juga meraih kemenangan tipis 1-0 atas Al Feiha. Bahkan mereka menorehkan catatan luar biasa sebagai satu-satunya tim yang menutup musim tanpa kekalahan.

Namun hasil tersebut tetap belum cukup.

Dengan raihan 84 poin, Al Hilal harus puas finis di bawah Al Nassr dan kembali gagal mengangkat trofi juara.

Sementara itu, laga di Alawwal Park berjalan sesuai harapan tuan rumah sejak menit awal.

Al Nassr langsung mengambil inisiatif menyerang dan mendominasi penguasaan bola. Sejak peluit pertama dibunyikan, Damac dipaksa lebih banyak bertahan menghadapi tekanan bertubi-tubi.

Selama 15 menit pertama, tim tamu nyaris tidak memiliki ruang untuk mengembangkan permainan.

Meski mendominasi sejak awal, gol pembuka baru hadir memasuki menit ke-33.

Sadio Mane menjadi sosok yang memecah kebuntuan. Mantan pemain Liverpool tersebut berhasil menyambut sepak pojok dengan sundulan akurat yang gagal dihentikan kiper lawan.

Gol itu membuat suasana stadion berubah semakin meriah.

Al Nassr terus menekan setelah unggul dan berusaha menggandakan keunggulan sebelum turun minum. Namun hingga babak pertama berakhir, skor 1-0 tetap bertahan.

Memasuki paruh kedua, dominasi Al Nassr tidak menurun.

Kali ini pasukan Jorge Jesus tampil lebih sabar dalam membangun serangan. Mereka berusaha mengalirkan bola dengan rapi sambil mencari celah di lini pertahanan Damac.

Hasilnya datang pada menit ke-51.

Kingsley Coman berhasil mencetak gol kedua melalui tembakan terukur dari luar kotak penalti yang meluncur keras menuju gawang.

Skor berubah menjadi 2-0.

Namun Damac sempat memberikan perlawanan.

Wasit menunjuk titik putih setelah tinjauan VAR menemukan Mohamed Simakan melakukan handball di kotak terlarang. Morlaye Sylla yang maju sebagai eksekutor berhasil menjalankan tugasnya dengan baik.

Gol tersebut memperkecil skor menjadi 2-1 dan sempat menghadirkan harapan bagi tim tamu.

Namun harapan itu tidak bertahan lama.

Cristiano Ronaldo akhirnya menunjukkan kualitasnya pada menit ke-62. Dari sudut sempit, kapten Al Nassr itu berhasil melepaskan tembakan tajam yang mengembalikan selisih dua gol.

Gol tersebut semakin mendekatkan Al Nassr menuju gelar juara.

Ronaldo kemudian kembali mencatatkan namanya di papan skor menjelang akhir pertandingan.

Pada menit ke-80, penyerang berusia 41 tahun itu menyelesaikan peluang dari jarak dekat untuk memastikan kemenangan telak 4-1.

Peluit panjang akhirnya berbunyi dan perayaan besar pun dimulai.

Para pemain, staf pelatih, hingga pendukung memadati stadion dengan luapan kegembiraan. Setelah menunggu selama empat musim, Al Nassr akhirnya berhasil kembali berdiri di puncak sepak bola Arab Saudi.

Dan bagi Cristiano Ronaldo, malam itu bukan sekadar kemenangan biasa.

Itu adalah akhir dari penantian panjang dan pembuktian bahwa dirinya masih mampu menjadi pembeda, bahkan di usia yang terus bertambah. (Redaksi)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *