25 April 2026 – Tekanan di papan atas klasemen kembali terasa bagi Persib Bandung setelah gagal meraih kemenangan saat menghadapi Arema FC. Bermain di hadapan pendukung sendiri di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, kedua tim harus puas berbagi angka setelah laga berakhir tanpa gol dalam lanjutan Super League musim 2025 hingga 2026.
Sejak awal pertandingan, Persib tampil dominan dengan pendekatan menyerang. Mereka mencoba mengendalikan permainan melalui penguasaan bola dan tekanan tinggi di area pertahanan Arema. Namun, upaya tersebut kerap menemui jalan buntu karena disiplin lini belakang tim tamu yang tampil solid sepanjang pertandingan.
Arema menunjukkan pendekatan yang lebih pragmatis. Dengan penguasaan bola yang terbatas, mereka memilih bertahan rapat dan mengandalkan serangan balik. Strategi ini terbukti efektif dalam meredam agresivitas tuan rumah, sekaligus menjaga keseimbangan permainan.
Peluang terbaik Persib hadir menjelang akhir babak pertama. Dalam masa tambahan waktu, Beckham Putra mendapatkan kesempatan emas di depan gawang. Namun, upayanya berhasil digagalkan oleh lini pertahanan Arema sebelum akhirnya diamankan kiper Lucas Frigeri.
Secara statistik, Persib menunjukkan dominasi yang cukup mencolok. Mereka mencatatkan total 29 percobaan tembakan dengan 12 di antaranya tepat sasaran. Sementara itu, Arema hanya mampu melepaskan enam tembakan sepanjang laga, dengan penguasaan bola yang berada di kisaran 35 persen. Meski demikian, efektivitas bertahan membuat Arema mampu membawa pulang satu poin penting.
Memasuki babak kedua, pola permainan tidak banyak berubah. Persib tetap berusaha mencari celah di pertahanan lawan, tetapi penyelesaian akhir yang kurang maksimal menjadi kendala utama. Di sisi lain, Arema semakin percaya diri dalam mempertahankan kedisiplinan lini belakang.
Hasil imbang ini menjadi yang kedua secara beruntun bagi Persib setelah sebelumnya juga gagal meraih kemenangan. Kondisi ini sedikit mengurangi jarak aman mereka di puncak klasemen, meskipun posisi teratas masih berhasil dipertahankan.
Dengan tambahan satu poin, Persib kini mengoleksi 66 poin dari 29 pertandingan dan tetap berada di posisi pertama. Namun, selisih poin dengan pesaing terdekat, Borneo FC Samarinda, menjadi semakin tipis, membuat persaingan menuju gelar juara semakin ketat.
Sementara itu, Arema FC mempertahankan posisinya di papan tengah klasemen dengan 39 poin. Hasil ini menjadi bukti bahwa soliditas pertahanan masih menjadi kekuatan utama mereka dalam menghadapi tim-tim besar.
Pertandingan ini menunjukkan bahwa dominasi statistik tidak selalu berbanding lurus dengan hasil akhir. Bagi Persib, evaluasi di lini depan menjadi pekerjaan penting jika ingin menjaga peluang juara tetap terbuka hingga akhir musim. (Redaksi)

