15 April 2026 – Harapan kebangkitan Liverpool di hadapan publik Anfield justru berakhir pahit. Alih-alih menciptakan comeback, The Reds harus mengakui keunggulan Paris Saint-Germain yang tampil efektif dan menang 2-0, memastikan langkah ke semifinal Liga Champions UEFA dengan agregat meyakinkan.
Sejak awal laga, Liverpool langsung mengambil inisiatif menyerang untuk mengejar defisit dari pertemuan pertama. Tekanan demi tekanan dilancarkan, namun penyelesaian akhir menjadi masalah utama yang gagal mereka atasi sepanjang pertandingan.
Peluang pertama hadir melalui situasi bola mati ketika Alexander Isak mencoba memanfaatkan umpan Dominik Szoboszlai, tetapi masih belum mampu menembus pertahanan lawan. PSG merespons dengan serangan balik cepat yang beberapa kali mengancam gawang Giorgi Mamardashvili.
Tim tamu juga memiliki peluang emas lewat Ousmane Dembélé yang sempat berdiri bebas di depan gawang, namun penyelesaiannya belum menemui sasaran. Pertandingan di babak pertama berlangsung terbuka, dengan kedua tim saling menciptakan peluang, tetapi tidak ada gol yang tercipta hingga jeda.
Memasuki babak kedua, intensitas permainan meningkat. Liverpool terus berusaha menekan dan menciptakan peluang melalui Cody Gakpo serta beberapa pemain lainnya, tetapi kokohnya lini belakang PSG dan performa gemilang penjaga gawang Matvei Safonov membuat peluang-peluang tersebut terbuang sia-sia.
Salah satu momen krusial terjadi ketika Liverpool sempat mendapatkan hadiah penalti, namun keputusan tersebut dibatalkan setelah tinjauan VAR. Keputusan itu menjadi titik balik yang memengaruhi momentum tuan rumah.
PSG akhirnya memecah kebuntuan pada menit ke-73. Dembélé menunjukkan kualitas individunya dengan memanfaatkan umpan dari Khvicha Kvaratskhelia sebelum melepaskan tembakan yang tak mampu dihentikan Mamardashvili.
Gol tersebut membuat Liverpool semakin tertekan. Mereka terus berusaha mengejar, namun justru kembali kebobolan di masa tambahan waktu. Dembélé mencetak gol keduanya setelah menerima umpan matang dari Bradley Barcola, sekaligus memastikan kemenangan PSG.
Dengan hasil ini, PSG melaju ke semifinal dengan agregat telak dan menunjukkan performa yang matang baik dalam bertahan maupun menyerang. Mereka kini menunggu pemenang laga antara Real Madrid dan Bayern Munich sebagai lawan berikutnya.
Bagi Liverpool, kekalahan ini menjadi penutup perjalanan mereka di kompetisi Eropa musim ini. Meski tampil dominan dalam penguasaan bola dan menciptakan sejumlah peluang, kurangnya efektivitas di depan gawang menjadi faktor utama kegagalan mereka.
Sementara itu, PSG membuktikan diri sebagai salah satu kandidat kuat juara. Dengan kombinasi kualitas individu dan disiplin taktik, mereka tampil solid di laga krusial dan mampu memanfaatkan setiap peluang dengan maksimal. (Redaksi)

