Jakarta, 19 Desember 2025 – PT Kereta Api Indonesia (Persero) memastikan perlintasan sebidang berada dalam kondisi lebih siap menghadapi lonjakan mobilitas selama Angkutan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.
Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba menyampaikan bahwa kesiapan perlintasan menjadi faktor penting dalam menjaga keselamatan dan kelancaran perjalanan.
“Perlintasan sebidang adalah ruang berbagi antara perjalanan kereta api dan pengguna jalan. Keselamatan di titik ini akan terjaga optimal ketika infrastruktur yang memadai berjalan seiring dengan disiplin dan kewaspadaan masyarakat,” ujar Anne.
KAI melakukan evaluasi menyeluruh terhadap perlintasan sebidang berdasarkan tingkat risiko dan urgensi penanganan.
Hasil evaluasi menunjukkan terdapat 1.638 perlintasan sebidang yang membutuhkan peningkatan keselamatan.
Sebagai tahap awal, KAI menetapkan 50 perlintasan sebidang sebagai prioritas nasional.
Selain itu, KAI juga melakukan penutupan perlintasan berisiko tinggi.
Sepanjang Januari hingga November 2025, KAI menutup 193 perlintasan sebidang.
Langkah tersebut menurunkan jumlah perlintasan sebidang nasional menjadi 3.703 titik.
Anne menegaskan bahwa kesiapan perlintasan merupakan bagian penting dari pelayanan Nataru yang aman. (Redaksi)

