Jakarta, 28 November 2025 – Kementerian Perdagangan menginisiasi program One on One Business Matching antara pelaku usaha mikro kecil menengah dan KAI Services untuk memperluas pasar produk lokal. Kegiatan yang berlangsung di Ballroom Kasultanan 2, Royal Ambarukmo Yogyakarta ini diikuti oleh 50 UMKM binaan Kemendag dari wilayah Yogyakarta dan Jawa Tengah. Program ini dirancang untuk membuka akses pasar yang lebih luas sekaligus meningkatkan kapasitas produksi pelaku usaha.
Yuna Pancawati, Kepala Dinas Perdagangan Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta, menyampaikan apresiasi atas inisiatif ini. Ia menekankan bahwa sinergi antara pemerintah daerah, BUMN, dan pelaku usaha menjadi kunci untuk memperkuat rantai distribusi produk dalam negeri. “Forum temu bisnis seperti ini menjadi wadah efektif untuk mempertemukan pelaku usaha dengan pasar ritel berskala besar,” tutur Yuna.
Direktur Consumer Business KAI Services, Lies Permana Lestari, menjelaskan bahwa perusahaannya memiliki basis konsumen yang sangat besar melalui layanan transportasi kereta api. Dengan jutaan penumpang setiap bulan, KAI Services menawarkan berbagai platform distribusi seperti Kuliner Kereta, Loko Cafe, dan Gerbong Oleh-Oleh. “KAI Services membuka ruang selebar mungkin bagi produk lokal berkualitas untuk hadir dalam ekosistem layanan kami,” jelas Lies.
Dewi Rokhayati, Direktur Pemasaran Produk Dalam Negeri Kemendag, menyatakan bahwa kegiatan ini memperlihatkan hasil nyata dari pembinaan UMKM yang telah dilakukan pemerintah. Acara diawali dengan pemaparan materi dari KAI Services, kemudian dilanjutkan dengan dua sesi pertemuan bisnis tatap muka. Para pelaku usaha berkesempatan memperkenalkan produk, menunjukkan sampel, dan berdiskusi langsung dengan tim kurasi KAI Services mengenai standar kualitas serta kapasitas produksi yang dibutuhkan.
(Redaksi)

