Jakarta, 10 November 2025 – Pertumbuhan fantastis terjadi pada layanan kereta api bandara rute Medan-Kualanamu yang dioperasikan PT Railink, dengan lonjakan penumpang mencapai 126 persen selama periode Januari hingga Oktober 2025. Angka penumpang melambung dari 570 ribu orang pada periode sama tahun lalu menjadi 1,3 juta orang tahun ini. Pencapaian luar biasa ini menjadikan rute tersebut sebagai bintang dalam portofolio layanan Railink, sekaligus membuktikan keberhasilan strategi perusahaan dalam menyediakan konektivitas bandara yang handal di Sumatera Utara.
Lonjakan drastis ini mencerminkan perubahan perilaku masyarakat Medan dalam memilih moda transportasi menuju Bandara Kualanamu. Kereta api kini menjadi opsi utama berkat keunggulannya dalam menghindari kemacetan lalu lintas yang kerap terjadi di jalan raya, memberikan kepastian waktu kedatangan, serta menawarkan pengalaman perjalanan yang nyaman dan aman. Faktor harga yang terjangkau juga menjadi daya tarik tersendiri bagi berbagai kalangan masyarakat. Keberhasilan rute ini diharapkan dapat menjadi model pengembangan layanan kereta api bandara di kota-kota besar lainnya di Indonesia.
Sementara itu, layanan kereta api bandara di wilayah lain juga menunjukkan tren positif meski dengan pertumbuhan lebih moderat. Di Yogyakarta, KA Bandara YIA Reguler mencatat 1,5 juta penumpang dengan pertumbuhan 1,7 persen, sedangkan layanan ekspresnya mencapai 845 ribu penumpang atau naik 10,4 persen. Rute Medan-Kualanamu-Binjai secara keseluruhan juga tumbuh 16,5 persen dengan total 2,1 juta penumpang. Kombinasi pertumbuhan di berbagai rute ini menggambarkan kesuksesan Railink dalam membangun ekosistem transportasi kereta api bandara yang berkelanjutan.
Direktur Utama PT Railink, Porwanto Handry Nugroho, mengungkapkan kebanggaan atas kepercayaan masyarakat yang terus meningkat. “Peningkatan jumlah penumpang ini memperlihatkan bahwa layanan kereta bandara semakin menjadi pilihan utama masyarakat untuk mobilitas yang terintegrasi dan efisien. PT Railink akan terus meningkatkan kualitas pelayanan, memperkuat konektivitas dengan moda transportasi lainnya, serta memastikan pengalaman perjalanan yang aman dan nyaman bagi seluruh pelanggan, baik di Yogyakarta maupun Sumatera Utara,” katanya. Perusahaan juga mengingatkan pentingnya pemesanan tiket lebih awal dan kedatangan di stasiun dengan waktu cukup untuk memastikan pengalaman perjalanan tanpa hambatan.
(Redaksi)

