Jember, 12 November 2025 – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 9 Jember menegaskan kesiapan penuh menghadapi masa Angkutan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026 setelah merampungkan dua agenda penting berupa Closing Verifikasi Lapangan Rampcheck Sarana Kesiapan Angkutan Nataru dan Closing Verifikasi Lapangan Public Service Obligation (PSO) Triwulan III & IV Tahun Anggaran 2025. Kedua proses verifikasi berlangsung di Ruang VIP Stasiun Jember dan melibatkan sejumlah pihak terkait, termasuk tim dari Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) dan Balai Teknik Perkeretaapian (BTP) Kelas I Surabaya.
Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi Daop 9 Jember untuk memastikan seluruh armada, fasilitas operasional, dan layanan publik berjalan sesuai standar yang telah ditetapkan. Verifikasi Rampcheck difokuskan pada peninjauan menyeluruh terhadap sarana dan prasarana demi memastikan keamanan perjalanan. Sementara itu, verifikasi PSO menilai kualitas layanan kereta bersubsidi yang menjadi favorit masyarakat.
Vice President Daop 9 Jember, Hengky Prasetyo, menyampaikan apresiasi terhadap kinerja seluruh tim yang terlibat. Ia menegaskan bahwa Rampcheck bukan hanya kegiatan administratif, melainkan bentuk komitmen KAI dalam menjamin keselamatan dan kenyamanan seluruh pelanggan selama masa liburan akhir tahun yang biasanya menjadi puncak mobilitas masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut, Hengky menyatakan bahwa tidak terdapat temuan mayor dalam proses verifikasi, baik untuk Rampcheck maupun PSO. Hasil ini menjadi indikator positif terhadap kinerja operasional Daop 9 Jember, sekaligus memperkuat keyakinan manajemen untuk menyediakan layanan terbaik selama periode Nataru 2025/2026.
Selain itu, hasil verifikasi PSO menunjukkan bahwa layanan kereta bersubsidi Daop 9 telah memenuhi Standar Pelayanan Minimum (SPM). Hengky menuturkan bahwa kereta PSO terbukti tetap menjadi salah satu moda transportasi yang diminati pelanggan, terutama karena tarifnya yang terjangkau dan kualitas layanan yang terus ditingkatkan.
Temuan minor yang muncul selama proses verifikasi langsung ditindaklanjuti oleh masing-masing unit kerja terkait. Manajemen Daop 9 Jember memastikan bahwa seluruh catatan teknis maupun pelayanan akan diselesaikan sebelum puncak arus liburan berlangsung.
Manager Hukum dan Humas Daop 9 Jember, Cahyo Widiantoro, menambahkan bahwa keberhasilan menyelesaikan verifikasi tanpa temuan mayor menjadi modal kuat bagi pihaknya dalam memberikan layanan terbaik. Menurutnya, Daop 9 memiliki komitmen besar menjaga kualitas layanan sekaligus memastikan standar keselamatan berjalan secara konsisten.
Dengan rampungnya proses verifikasi ini, Daop 9 Jember menyatakan kesiapannya untuk melayani masyarakat dengan performa optimal pada masa Angkutan Nataru 2025/2026. Seluruh jajaran Daop 9 berupaya memastikan perjalanan pelanggan berjalan aman, lancar, dan tepat waktu. (Redaksi)

