Jakarta, 19 Oktober 2025 – Langkah konkret untuk memastikan keselamatan jalur rel dilakukan PT Kereta Api Indonesia Daerah Operasi 5 Purwokerto melalui pemeriksaan di lintas Karangsari–Legok. Kegiatan yang berlangsung Sabtu (18/10/2025) ini melibatkan penelusuran jalur sepanjang enam kilometer untuk mengidentifikasi potensi bahaya yang dapat mengganggu operasional kereta api.
Tim yang dipimpin Deputy Vice President 5 Purwokerto Bernike Christiawan melakukan inspeksi komprehensif terhadap berbagai elemen prasarana. Pemeriksaan mencakup kondisi rel dan bantalan, struktur jembatan, sistem drainase, serta titik-titik yang berpotensi menimbulkan gangguan. Metode berjalan kaki dipilih untuk memastikan setiap detail kondisi infrastruktur dapat diamati secara langsung oleh tim pemeriksa.
Manager Humas Daop 5 Purwokerto, Krisbiyantoro, menegaskan bahwa pemeriksaan ini adalah bentuk tindakan preventif. “Pemeriksaan langsung seperti ini membantu kami mengidentifikasi potensi bahaya sejak dini. Setiap temuan akan segera ditindaklanjuti agar perjalanan kereta api tetap aman, lancar, dan terkendali,” katanya. Ia menambahkan bahwa setiap hasil temuan akan segera mendapat penanganan sesuai prosedur untuk mencegah dampak yang lebih besar.
Kegiatan walkthrough juga berfungsi sebagai sarana koordinasi antara berbagai unit di lapangan agar seluruh pihak memiliki pemahaman yang seragam mengenai standar keselamatan. KAI Daop 5 Purwokerto berharap melalui pemeriksaan berkala seperti ini, tingkat kewaspadaan terhadap potensi bahaya dapat terus meningkat, sekaligus memperkuat komitmen perusahaan dalam menjaga keselamatan penumpang sebagai prioritas utama.
(Redaksi)

