Jakarta, 8 Oktober 2025 – Kerja sama strategis antara KAI Services dan Kemendag membuka peluang bagi produk UMKM pangan Nusantara untuk hadir di jaringan kereta api nasional. Inisiatif ini memungkinkan UMKM menjangkau penumpang hingga jutaan orang setiap bulannya.
Produk UMKM kini tersedia melalui layanan Loko Café, Loko Café Go, Gerbong Oleh-Oleh, dan platform digital Railfood. Penumpang dapat menikmati camilan khas daerah, minuman siap saji, serta bumbu tradisional selama perjalanan.
Direktur Utama KAI Services, Ririn Widi Astutik, menyampaikan, “Kami ingin menjadikan produk UMKM sebagai bagian dari perjalanan pelanggan KAI. Melalui jaringan bisnis kami, UMKM pangan kemasan dapat memperoleh akses pasar yang lebih luas, baik di stasiun, di atas kereta, maupun melalui platform digital Railfood.”
Ririn menambahkan bahwa langkah ini selaras dengan misi BUMN untuk memperkuat peran UMKM dalam rantai pasok nasional dan menciptakan peluang pertumbuhan ekonomi baru di sektor kuliner serta pariwisata berbasis transportasi.
Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Kemendag, Iqbal Shoffan Shofwan, menegaskan, “KAI Services memiliki captive market yang menjangkau hingga 16 juta penumpang antarkota setiap bulannya. Ini menjadi peluang strategis bagi UMKM untuk memperkenalkan produk pangan lokal kepada konsumen yang lebih luas.”
Kegiatan business matching menghadirkan 25 UMKM unggulan dengan produk camilan khas daerah, minuman siap saji, dan bumbu tradisional. Hal ini menjadi jalur efektif bagi UMKM memperluas jaringan bisnis dan memasarkan produk mereka.
Kolaborasi ini menjadi momentum penting bagi kebangkitan UMKM pangan lokal, dengan proyeksi pertumbuhan sektor makanan domestik sebesar 6,88 persen per tahun hingga 2030. KAI Services siap mendukung distribusi dan promosi produk UMKM secara menyeluruh.
“KAI Services siap menjadi mitra strategis bagi UMKM untuk memperluas jaringan pemasaran produk pangan lokal dan menghadirkan cita rasa Indonesia di setiap perjalanan,” tutup Ririn. (Redaksi)

