Jakarta, 21 September 2025 – Hampir 200 UMKM binaan PT Kereta Api Indonesia (Persero) mendapat angin segar untuk naik kelas menuju pasar global. Program fasilitasi sertifikasi yang diluncurkan KAI memberikan peluang besar bagi pelaku usaha mikro untuk memperoleh legitimasi resmi yang dibutuhkan dalam kompetisi bisnis modern.
Kegiatan pembukaan yang digelar di Aston Pasteur Hotel, Bandung menandai dimulainya era baru bagi UMKM binaan KAI. Program ini tidak sekadar memberikan sertifikat, melainkan menyediakan “paspor” lengkap untuk memasuki berbagai segmen pasar, mulai dari ritel nasional hingga peluang ekspor internasional.
Menurut Executive Vice President of Corporate Secretary KAI, Raden Agus Dwinanto Budiadji, sertifikasi halal, BPOM, dan HKI memiliki peran vital di era perdagangan modern. “Sertifikat halal meningkatkan kepercayaan konsumen, izin edar BPOM menjamin mutu dan keamanan produk, sementara perlindungan HKI menjaga karya UMKM agar bernilai ekonomi tinggi dan berkelanjutan,” jelasnya.
Langkah strategis ini merupakan bagian dari visi besar KAI dalam memperkuat ekonomi kerakyatan. Dengan dukungan sertifikasi resmi, UMKM binaan diharapkan dapat bertransformasi menjadi pelaku ekonomi yang tangguh dan siap berkompetisi di tingkat internasional, sekaligus memperkuat posisi Indonesia di pasar global.
(Redaksi)

