Prosedur Dinas Ketat dan Pelatihan Intensif Bentuk Masinis KA yang Profesional

Jakarta, 2 Oktober 2025 – Kombinasi antara prosedur dinas yang ketat dan pelatihan intensif membentuk masinis kereta api yang profesional dan kompeten. Di Daop 9 Jember, 96 masinis menjalani kedua aspek ini secara konsisten untuk memastikan mereka selalu siap menghadapi tantangan operasional. Profesionalisme bukan hanya diukur dari kemampuan mengemudikan kereta, tetapi juga dari kepatuhan terhadap prosedur dan komitmen pengembangan kompetensi.

Prosedur dinas yang ketat mencakup serangkaian tahapan yang harus dilalui setiap hari. Masinis wajib melapor 60 menit sebelum keberangkatan, menjalani pemeriksaan kesehatan dan tes alkohol, serta memastikan kelengkapan perlengkapan dan dokumen. Asesmen dari penyelia memastikan masinis dalam kondisi siap secara fisik dan mental. Prosedur berlapis ini tidak memberikan celah bagi kelalaian yang dapat membahayakan keselamatan.

Pelatihan intensif dilakukan secara berkala untuk memperbarui kompetensi. Setiap dua tahun, masinis mengikuti program refreshing untuk memperbarui pengetahuan dan keterampilan. Uji kecakapan dilakukan setiap tahun untuk memverifikasi kemampuan teknis mereka. Uji petik peraturan setiap tiga bulan memastikan pemahaman terhadap peraturan terbaru tetap terjaga. Pelatihan ini mencakup aspek teknis operasional, sistem keselamatan, dan penanganan situasi darurat.

Cahyo Widiantoro menekankan pentingnya kombinasi ini. “Kami terus memberikan dukungan melalui program pembinaan, pemeriksaan kesehatan berkala, dan pendampingan agar masinis selalu siap secara fisik maupun mental dalam menjalankan tugasnya,” jelasnya. Prosedur ketat dan pelatihan intensif menjadi dua pilar utama dalam membentuk masinis yang profesional.

(Redaksi)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *