Jakarta, 9 Oktober 2025 – Jaringan perkeretaapian sepanjang 677 kilometer yang dikelola KAI Daop 4 Semarang menjadi tulang punggung konektivitas dan pertumbuhan investasi di wilayah utara Jawa Tengah. Membentang dari Tegal, Batang, Pekalongan, Semarang, Grobogan, hingga Blora, jaringan ini menjadi koridor strategis bagi arus logistik, industri, dan pariwisata di jalur utara Pulau Jawa. Posisi vital ini menjadikan KAI Daop 4 sebagai salah satu pendorong utama daya saing investasi di Jawa Tengah melalui penyediaan layanan transportasi yang andal dan pengelolaan aset yang optimal.
Kinerja operasional KAI Daop 4 sepanjang periode Januari sampai September 2025 mencatatkan hasil yang sangat menggembirakan. Volume penumpang total mencapai 9.364.253 penumpang untuk keberangkatan dan kedatangan, sementara volume angkutan barang mencapai 85.767 ton. Tingkat ketepatan waktu keberangkatan kereta mencatat angka yang sangat tinggi, yakni 99,06 persen untuk angkutan penumpang dan 99,1 persen untuk angkutan barang. Pencapaian ini mencerminkan keandalan layanan transportasi yang mendukung mobilitas masyarakat dan aktivitas pelaku usaha secara efektif.
Manager Humas KAI Daop 4 Semarang Franoto Wibowo menjelaskan bahwa kontribusi terhadap investasi daerah diwujudkan melalui dua pendekatan utama yakni layanan transportasi berkualitas dan pengelolaan aset negara yang produktif. “Kami berkomitmen agar seluruh aset KAI dapat memberikan manfaat ekonomi dan sosial bagi daerah. Optimalisasi aset kami arahkan untuk mendorong tumbuhnya kegiatan usaha baru di sekitar stasiun dan jalur KA,” tegasnya. Ia menambahkan bahwa aset yang dikelola meliputi tanah seluas 23.978.688 meter persegi, rumah perusahaan sebanyak 767 unit, dan bangunan dinas sebanyak 83 unit yang semuanya dioptimalkan dengan memperhatikan keseimbangan aspek komersial, sosial, dan lingkungan.
Kerja sama dengan berbagai pihak seperti pemerintah daerah dan Direktorat Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan terus diperkuat untuk menjaga keandalan infrastruktur dan mendukung pengembangan wilayah berbasis konektivitas. Dalam sektor pariwisata, KAI Daop 4 menyediakan akses menuju destinasi wisata seperti Kota Lama Semarang, Pantai Sigandu Batang, dan Kawasan Batik Pekalongan untuk mendukung ekonomi kreatif dan peningkatan kunjungan wisatawan. Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan yang dilaksanakan mencakup pengembangan usaha mikro kecil menengah, edukasi keselamatan, dan pelestarian lingkungan sebagai kontribusi terhadap keberlanjutan sosial.
(Redaksi)

