Jakarta, 9 Oktober 2025 – Pertumbuhan jumlah wisatawan mancanegara yang menggunakan layanan kereta api jarak jauh PT Kereta Api Indonesia (Persero) dalam tiga tahun terakhir menjadi bukti konkret meningkatnya minat wisatawan asing terhadap transportasi rel Indonesia. Data menunjukkan peningkatan yang sangat signifikan: dari 300.708 wisatawan asing pada 2022, meningkat hampir dua kali lipat menjadi 580.995 wisatawan pada 2023, kemudian naik lagi menjadi 669.226 wisatawan pada 2024. Periode Januari hingga September 2025 saja telah mencatat 546.989 wisatawan, menunjukkan tren yang terus positif.
Vice President Public Relations KAI Anne Purba menyatakan bahwa pertumbuhan konsisten ini mencerminkan keberhasilan transformasi KAI dalam meningkatkan kualitas layanan dan membangun kepercayaan wisatawan internasional. Dalam kurun waktu tiga tahun, KAI telah melakukan berbagai perbaikan mulai dari modernisasi armada, peningkatan fasilitas stasiun, pengembangan sistem digital, hingga penguatan standar keselamatan. Semua upaya ini telah membuahkan hasil dengan meningkatnya jumlah wisatawan asing yang memilih kereta api sebagai moda transportasi utama. “Peningkatan ini membuktikan bahwa kereta api jarak jauh kini semakin dipercaya wisatawan asing sebagai moda transportasi yang aman, nyaman, efisien, dan ramah lingkungan untuk menjelajahi keindahan Indonesia,” ungkap Anne.
Pertumbuhan yang hampir mencapai 123 persen dalam tiga tahun terakhir menunjukkan bahwa KAI telah berhasil mengubah persepsi wisatawan internasional terhadap transportasi kereta api Indonesia. Jika pada tahun 2022 kereta api masih dianggap sebagai alternatif transportasi, kini telah menjadi pilihan utama bagi banyak wisatawan asing yang ingin menjelajahi Indonesia dengan cara yang efisien dan berkelanjutan. Tren positif ini diprediksi akan terus berlanjut seiring dengan semakin baiknya promosi pariwisata Indonesia di pasar internasional.
Anne menambahkan bahwa pertumbuhan ini menjadi motivasi bagi KAI untuk terus berinovasi dan meningkatkan standar pelayanan. “Setiap pelanggan asing yang memilih kereta api sesungguhnya membawa cerita positif tentang Indonesia ke dunia. Ini adalah bagian dari komitmen transformasi KAI dalam mendukung visi pemerintah melalui Astacita 2045 menghadirkan infrastruktur yang merata, terkoneksi, berdaya saing global, dan berorientasi pada ekonomi hijau,” tegasnya. Dengan momentum pertumbuhan yang kuat, KAI optimis dapat terus meningkatkan kontribusinya terhadap sektor pariwisata dan ekonomi nasional.
(Redaksi)

