Jember, 12 Oktober 2025 — Setiap keberangkatan kereta api di lintas selatan timur Pulau Jawa dijaga oleh PPKA. Berbaju rapi dan memakai pet merah, mereka menjadi simbol kewenangan tertinggi di stasiun untuk memastikan perjalanan KA aman.
Di Daop 9 Jember, terdapat 82 PPKA yang tersebar dari Pasuruan hingga Banyuwangi. Mereka mengawasi persilangan, penyusulan, dan keberangkatan KA agar sesuai prosedur, sehingga penumpang dapat menikmati perjalanan lancar dan aman.
Pet merah yang mereka kenakan melambangkan kewaspadaan, ketegasan, dan kesiapsiagaan tinggi. Atribut ini menjadi penanda tanggung jawab besar yang mereka emban demi keselamatan perjalanan kereta.
Tugas paling populer adalah memberangkatkan kereta dengan Semboyan 40. Tebeng bundar hijau atau lampu hijau menjadi tanda resmi bahwa jalur aman dan kereta siap melaju.
Menjadi PPKA tidak mudah. Calon PPKA harus menempuh Diklat Asisten PPKA, Diklat PPKA empat bulan, praktik lapangan tiga bulan dengan brivet O.50, dan uji sertifikasi dari DJKA.
Setelah lulus, PPKA memperoleh Smartcard dari DJKA berlaku empat tahun dan tanda kecakapan O.50 berlaku dua tahun. Kedua tanda ini harus diperbarui secara berkala melalui evaluasi dan uji kompetensi.
Koordinasi antarstasiun dilakukan secara estafet dalam sistem shift 24 jam. Hal ini memastikan jalur selalu aman dan perjalanan KA tetap lancar.
“PPKA adalah tulang punggung kelancaran perjalanan KA. Mereka bekerja dengan ketelitian dan dedikasi luar biasa untuk memastikan setiap kereta api yang melintas berada dalam kondisi aman dan terkendali,” ujar Cahyo Widiantoro, Manager Hukum dan Humas KAI Daop 9 Jember. Pet merah menjadi simbol keselamatan dan dedikasi tanpa henti. (Redaksi)

