Jakarta, 6 Oktober 2025 – Dalam upaya menekan dampak perubahan iklim, PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI berperan penting sebagai pilar transportasi rendah emisi di Indonesia. Melalui layanan logistik retail berbasis rel, KAI menjadi solusi efisien bagi distribusi barang yang ramah lingkungan.
“Kereta api memiliki efisiensi energi yang sangat tinggi dan tingkat emisi yang rendah. Dengan memaksimalkan moda rel, kita sedang membangun masa depan transportasi yang berkelanjutan,” kata EVP Komunikasi Perusahaan KAI, Raden Agus Dwinanto Budiadji.
Ia menambahkan bahwa efisiensi energi per ton barang yang diangkut menggunakan kereta jauh lebih tinggi dibandingkan angkutan darat berbasis bahan bakar minyak. Hal ini menjadikan KAI pionir dalam sistem distribusi rendah karbon nasional.
Selain faktor efisiensi, KAI juga menjalankan program modernisasi armada dengan memperhatikan aspek lingkungan. Penggunaan teknologi ramah emisi dan optimalisasi jalur rel menjadi strategi utama perusahaan.
“Transformasi armada kami tidak hanya bertujuan untuk meningkatkan kecepatan dan kapasitas, tetapi juga untuk memastikan operasional yang lebih hijau,” ujar Raden Agus.
Langkah lain yang ditempuh KAI adalah memperluas kerja sama dengan pelaku industri dan pemerintah daerah untuk mengalihkan sebagian besar pengiriman barang dari jalan raya ke jalur rel.
Menurutnya, sinergi lintas sektor menjadi kunci dalam memperkuat ekosistem logistik rendah emisi di Indonesia. “KAI ingin menjadi bagian dari solusi iklim nasional melalui sistem transportasi yang efisien dan berkelanjutan,” tambahnya.
Melalui peran strategisnya di sektor transportasi, KAI tidak hanya mendukung efisiensi distribusi nasional, tetapi juga memperkuat komitmen Indonesia dalam menghadapi tantangan perubahan iklim global. (Redaksi)

