Jakarta, 29 September 2025 – Selama ini PT Kereta Api Indonesia (Persero) identik dengan layanan transportasi kereta api. Namun, di usia ke-80, KAI menghadirkan sesuatu yang berbeda: E-Sport Center pertama di Stasiun Gambir, Jakarta, yang diresmikan pada Minggu (28/9). Inovasi ini sekaligus menandai komitmen perusahaan dalam merangkul komunitas muda di era digital.
Peresmian E-Sport Center menjadi bagian dari perayaan HUT ke-80 KAI yang diramaikan dengan KAI E-Sport Tournament 2025. Turnamen bertajuk “Warrior’s Series” ini mempertandingkan Mobile Legends: Bang Bang dan Free Fire, dengan diikuti 3.400 pemain dari 17 kota besar di Jawa dan Sumatera.
Kemeriahan acara semakin terasa dengan hadirnya bintang e-sport nasional, seperti Vivian “Mother of Tanks”, Fanny Cynthia “Funi”, RRQ Banana, serta Nevinne yang tampil sebagai shoutcaster. Mereka ikut berpartisipasi dalam fun match bersama tim e-sport KAI, menambah keseruan di Stasiun Gambir.
Direktur Utama KAI, Bobby Rasyidin, menjelaskan bahwa kehadiran fasilitas ini adalah hadiah istimewa untuk generasi muda.
“Hari ini KAI genap berusia 80 tahun. Kami ingin menatap masa depan bersama Generasi X, Y, dan Z yang mendominasi 85% pelanggan kami. Mereka lahir dan tumbuh bersama teknologi. E-Sport Center di Gambir ini adalah hadiah sekaligus komitmen kami untuk menciptakan ruang yang sehat, kreatif, dan kompetitif bagi generasi digital,” ungkap Bobby.
Vice President Public Relations KAI, Anne Purba, menyebutkan bahwa dunia e-sport memiliki keselarasan dengan karakter insan KAI.
“E-sport mengajarkan teamwork, sportivitas, dan inovasi. Nilai-nilai ini selaras dengan karakter insan KAI yaitu CITAR (Commitment, Integrity, Teamwork, Accountability, Responsibility). Melalui E-Sport Center dan turnamen ini, KAI ingin semakin dekat dengan komunitas muda, sekaligus memperkenalkan inovasi digital KAI yang mendukung perjalanan pelanggan,” jelas Anne.
Turnamen yang menyediakan hadiah Rp5 juta di tiap kota ini akan mencapai puncaknya di Bandung pada 4 Oktober 2025. Kehadiran E-Sport Center membuktikan bahwa KAI bukan hanya penyedia tiket dan kereta, melainkan juga ruang baru bagi komunitas muda untuk berkarya. (Redaksi)

