Jakarta, 11 September 2025 – KAI Services membekali petugas keamanan dengan keterampilan tanggap darurat melalui pelatihan Gada Pratama dan Gada Madya. Kegiatan ini berlangsung di Kampung Wisata Gowes, Serua, Depok, pada 28 Agustus–2 September 2025, diikuti 183 peserta yang dibimbing instruktur profesional dan anggota Polri.
AKBP Hadi Setiawan, S.H., M.H., menekankan pentingnya kompetensi petugas dalam menjaga rasa aman penumpang. “Kualifikasi Gada Pratama dan Gada Madya memastikan setiap personel memiliki bekal pengetahuan, keterampilan, dan disiplin yang sesuai standar nasional. Dengan kompetensi ini, mereka dapat menjalankan peran tidak hanya sebagai pengaman, tetapi juga sebagai pengelola situasi secara profesional,” ujar Hadi.
Pelatihan ini mencakup keterampilan teknis seperti baris berbaris, drill tongkat, penggunaan borgol, dan pengendalian situasi darurat. Selain itu, peserta dilatih penerapan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) untuk keselamatan petugas dan penumpang.
Aspek hospitality dan komunikasi profesional menjadi bagian penting agar petugas dapat melayani penumpang dengan ramah, menjaga citra perusahaan, dan tetap menegakkan disiplin. Bagi peserta Gada Madya, materi leadership dan manajemen pengamanan mempersiapkan mereka menjadi Danru dan supervisor yang kompeten.
Nyoman Suardhita, Manager Corporate Communication KAI Services, menegaskan bahwa pelatihan ini memperkuat kualitas SDM. “Kami ingin mencetak tenaga keamanan yang menjadi panutan di lapangan—tegas dalam bertindak, humanis dalam pelayanan, dan profesional dalam menjaga integritas perusahaan. Reputasi KAI Services semakin kuat karena didukung SDM yang terlatih sesuai standar nasional dan siap menghadapi berbagai situasi dengan tepat,” ujarnya.
Dengan kompetensi yang diperoleh, petugas KAI Services siap menghadapi situasi darurat, menjaga ketertiban, dan menciptakan pengalaman perjalanan yang aman dan nyaman bagi penumpang.
Pelatihan dari Depok ini menjadi fondasi penting untuk membentuk SDM keamanan yang disiplin, profesional, dan siap memimpin tim pengamanan di stasiun maupun kereta. (Redaksi)

