Sidareja, 27 Agustus 2025 – Tingginya mobilitas masyarakat di wilayah Cilacap bagian barat kembali tercermin dari data penumpang Stasiun Sidareja. Sepanjang Januari hingga Agustus 2025, jumlah penumpang yang berangkat mencapai 89.334 orang.
Rata-rata per bulannya, stasiun ini melayani 11.167 penumpang, dengan April menjadi bulan paling sibuk, yakni 14.675 orang. Sementara Maret mencatat angka terendah dengan hanya 8.667 penumpang.
Fenomena ini menunjukkan bahwa kereta api tetap menjadi moda transportasi yang dipilih masyarakat untuk menjangkau berbagai kota tujuan. Sidareja, dengan posisinya yang strategis, memfasilitasi perjalanan ke sejumlah daerah penting seperti Bandung, Jakarta, Solo, hingga Surabaya.
Jumlah penumpang turun di stasiun ini juga cukup besar, dengan puncak terjadi pada Maret 2025 sebanyak 17.535 orang. Angka ini menggambarkan peran Stasiun Sidareja tidak hanya sebagai titik keberangkatan, tetapi juga tujuan kedatangan utama.
Manajer Humas KAI Daop 5 Purwokerto, Krisbiyantoro, menekankan pentingnya keberadaan stasiun ini dalam mendukung aktivitas warga. “Jumlah ini menunjukkan bahwa Stasiun Sidareja tetap menjadi salah satu simpul penting mobilitas masyarakat di wilayah Cilacap bagian barat. Rata-rata lebih dari sebelas ribu pengguna jasa per bulan memilih kereta api sebagai moda transportasi utama mereka,” jelasnya.
Stasiun Sidareja sendiri dilintasi oleh lebih dari 20 perjalanan kereta api setiap hari. Kereta-kereta tersebut mencakup berbagai rute strategis yang menghubungkan Jawa Tengah, Jawa Barat, hingga Jawa Timur.
Kondisi ini semakin menegaskan bahwa keberadaan Sidareja memberikan manfaat nyata bagi masyarakat yang membutuhkan akses transportasi cepat, nyaman, dan terjangkau.
Dengan tingginya jumlah penumpang, KAI Daop 5 berkomitmen menjaga mutu layanan agar masyarakat terus mendapatkan pengalaman perjalanan terbaik.
Harapannya, tren positif ini dapat terus dipertahankan sehingga kereta api semakin menjadi pilihan utama mobilitas warga di Cilacap bagian barat dan sekitarnya. (Redaksi)

