Jakarta, 20 Agustus 2025 – Kecepatan respons PT Kereta Api Indonesia (Persero) dalam menangani dampak gempa Bekasi mendapat apresiasi dengan berhasilnya penormalan 33 perjalanan kereta api yang terdampak. Gempa yang terjadi pada pukul 19:54 WIB langsung memicu protokol keselamatan ketat dengan penghentian sementara operasional di tiga Daerah Operasi strategis.

Koordinasi lintas Daop membuktikan kematangan sistem pengelolaan krisis KAI, dimana Daop 1 Jakarta menangani 18 perjalanan terdampak, Daop 3 Cirebon mengelola 11 perjalanan, dan Daop 2 Bandung mengawal 4 perjalanan yang mengalami gangguan. Setiap Daop menjalankan protokol pemeriksaan standar dengan tingkat akurasi tinggi untuk memastikan keselamatan sarana dan prasarana.

Kemampuan profesional tim teknis KAI terbukti dari kemampuan mereka menyelesaikan pemeriksaan menyeluruh dalam waktu relatif singkat tanpa mengurangi kualitas inspeksi. Proses yang meliputi pengecekan jalur rel, prasarana pendukung, dan sistem persinyalan dilakukan dengan teknologi modern dan keahlian tinggi para teknisi berpengalaman.

“Keselamatan adalah prioritas utama kami. Oleh karena itu, operasional kereta api dihentikan sementara hingga seluruh proses pemeriksaan dipastikan aman untuk dilintasi,” pungkas Wakil Direktur Hubungan Masyarakat KAI, Anne Purba. Komitmen ini menjadi jaminan bahwa KAI akan selalu mengutamakan keselamatan di atas segalanya.

(Redaksi)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *