Jakarta, 20 Agustus 2025 – Revolusi dalam sistem angkutan barang PT Kereta Api Indonesia (Persero) dimulai dengan pengoperasian lokomotif CC 205 buatan Progress Rail Amerika Serikat yang memiliki kapasitas angkutan mencapai 3.050 ton atau setara dengan 61 gerbong dalam sekali perjalanan. Kapasitas luar biasa ini menjadikan lokomotif CC 205 Amerika sebagai tulang punggung baru sistem logistik nasional, khususnya untuk distribusi batu bara sebagai komoditas strategis energi nasional.
Teknologi canggih yang ditanamkan dalam lokomotif CC 205 dari Amerika ini memungkinkan efisiensi operasional yang belum pernah ada sebelumnya dalam sejarah perkeretaapian Indonesia. Dengan kemampuan menggantikan sekitar 120 truk kontainer berukuran 40 kaki, satu unit lokomotif ini dapat mengurangi kemacetan lalu lintas secara signifikan sambil mempercepat waktu distribusi barang ke seluruh nusantara.
Direktur Pengelola Sarana Prasarana KAI Heru Kuswanto menekankan bahwa kapasitas superior lokomotif CC 205 Amerika ini merupakan terobosan penting dalam memperkuat sektor logistik nasional. Pengoperasian perdana di Stasiun Tanjungkarang menandai dimulainya era baru angkutan batu bara yang lebih efisien, aman, dan ramah lingkungan, mendukung ketahanan energi nasional dengan standar internasional.
President & Chief Executive Officer Progress Rail John Newman menyampaikan apresiasi atas kepercayaan KAI dalam mengadopsi teknologi Amerika untuk modernisasi sistem transportasi Indonesia. “Kami sangat menghargai kepercayaan yang telah diberikan KAI kepada Progress Rail untuk mendukung bisnisnya, dan kami berkomitmen penuh untuk mendukung KAI dalam mengembangkan usahanya secara efisien, aman, menguntungkan, dan berkelanjutan untuk tahun-tahun yang akan datang,” ujar John, menegaskan komitmen teknologi Amerika dalam mendukung pembangunan infrastruktur transportasi Indonesia.
(Redaksi)

